oleh

Perusahaan Malaysia Siapkan US$2,7 Miliar, Bangun PLTU III Tanjung Jati Power di Cirebon

CIREBON (CT) – YTL Power International Bhd yang merupakan anak perusahaan dari PT Tanjung Jati Power Co Ltd, telah menandatangani perjanjian jual beli listrik (PPA) dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia PT PLN (Persero), untuk memasok listrik dari pembangkit di Jawa Barat, Sabtu (13/08).

Investasi sebesar US$2,7 miliar untuk Tanjung Jati A Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara yang terletak di Desa Pengarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, akan menjadi investasi kedua untuk YTL Power dalam negeri.

Setelah pada tahun 2004 membeli saham di proyek 1.220 MW Jawa Power, yang telah berhasil dioperasikan dan dipelihara melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh YTL Jawa Timur, YTL Jawa Power Holdings BV, 57,14 persen anak perusahaan dari YTL Power, memiliki 35 persen saham dari Jawa Power.

Dalam press release-nya, Managing Director YTL Power, Tan Sri Francis Yeoh mengatakan penandatanganan PPA ini adalah untuk menyatakan kembali dan mengubah PPA awal, yang pada 2 April 1997 silam dilakukan.

“PPA ini untuk jangka waktu 30 tahun ke depan, yang berakhir pada 2051,” katanya.

Tan Sri Francis Yeoh menambahkan, proyek ini akan memanfaatkan teknologi state of the art batubara, dan akan menjadi salah satu yang paling efisien dari pembangkit baru dalam sistem Indonesia. Proyek ini juga merupakan bagian dari program 35.000 MW ambisius di bawah 9 Prioritas Agenda item di Indonesia.

“YTL Power senang untuk dapat membantu dalam mewujudkan visi (Jokowi) yang berani menempatkan 35.000 MW di grid dalam lima tahun ke depan. Kami telah mampu memanfaatkan pengalaman yang kita miliki dalam menjalankan pabrik Jawa Power selama 11 tahun terakhir untuk mengembangkan proyek tersebut,” tambahnya. (Riky Sonia)

BACA JUGA:   Kendaraan Dinas Bhabinkamtibmas Disulap Jadi Pemadam Kebakaran

Komentar

News Feed