oleh

Penanganan Covid-19 dan Pertumbuhan Ekonomi Harus Seimbang

Citrust.id – Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, menghadiri rapat koordinasi pimpinan daerah se-Jawa Barat di Istana Presiden, Bogor, Kamis (27/5).

Eti mengatakan, dalam rakor tersebut, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menekankan setiap kepala daerah di Jabar untuk memahami sejumlah indikator penyebaran Covid-19. Perhatikan tingkat kesembuhan, kematian, kasus aktif dan indikator lainnya. Sehingga dapat diambil langkah yang tepat untuk penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 masing-masing daerah.

Roda perekonomian juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah. Menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dengan pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk itu, vaksinasi Covid-19 perlu terus digencarkan. Vaksinasi Covid-19 merupakan ikhtiar untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Tadi Presiden juga meminta, jangan sampai peristiwa di India terjadi di Indonesia, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” ujar Eti.

Sementara itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon terus menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk warganya. Bahkan, Kota Cirebon menjadi salah satu dari lima daerah di Jabar yang tercepat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk pekerja di bidang layanan publik sudah mencapai 120 persen atau 26 ribu orang. Sedangkan target vaksinasi Covid-19 untuk pekerja di bidang layanan publik sebanyak 24 ribu orang.

“Saat ini, kami fokus vaksinasi covid-19 untuk lanjut usia (lansia). Vaksinasi Covid-19 untuk lansia baru mencapai 25 persen. Kami sudah meminta setiap camat untuk memobilisasi lansia yang ada di lingkungan mereka,” kata Agus.

Proses vaksinasi Covid-19 untuk lansia juga didekatkan dengan tempat tinggal mereka, seperti puskesmas dan kelurahan. Seiring dengan pengiriman vaksin Covid-19 dari Provinsi Jabar yang terus dilakukan, diharapkan angka vaksinasi Covid-19 untuk lansia juga meningkat.

“Untuk kapasitas ruang isolasi, sejumlah rumah sakit juga kami diminta untuk meningkatkan kapasitas ruang isolasi Covid-19. Untuk RSD Gunung Jati dan RS Ciremai, kapasitas ruang isolasi sudah ditingkatkan dari 100 menjadi 140 tempat tidur,” jelas Agus. (Haris)

Komentar

News Feed