oleh

Pemekaran Cirebon Timur Masuk Agenda DPR RI

CIREBON (CT) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Eryani Sulam mendukung pemekaran Cirebon Timur dari Kabupaten Cirebon. Pasalnya, Kabupaten Cirebon sudah layak dan menjadi agenda DPR RI pasca dicabutnya moratorium, atau menghentikan sementara pemekaran daerah.

“Moratorium sudah mulai dibahas lagi. Kita berharap pemerintah pusat segera mencabut,” ujar Eryani, saat melakukan Reses di Kabupaten Cirebon, yang bertempat di kantor DPC Nasdem Kecamatan Losari.

Menurutnya, pemekaran pada konteksnya untuk mensejahterakan masyarakat, bukan membentuk kerajaan baru. Hal inilah yang kadang kala disalahartikan oleh para birokrat. Misalnya, ketika APBD Kabupaten Cirebon Rp 3 triliun lebih, pada saat dimekar angka itu tidak dibagi dua, tapi akan ada sendiri dan bahkan nilainya lebih tinggi.

“Dari luas wilayah dan jumlah penduduk Jawa Barat, lebih luas dan padat dari pada Jawa Tengah dan Jawa Timur. Apalagi, di Jabar baru ada 27 kota/kabupaten. Karena idealnya, di Jabar itu 40 kota/kabupaten, jadi masih sangat bisa dimekar. Salah satunya Cirebon Timur dan Indramayu Barat,” ungkapnya. (Riky Sonia)

Komentar