oleh

Pelaku Penyiram Air Aki kepada Gadis Remaja Ditangkap Polisi

Cirebontrust.com – Dua remaja yang notabene masih kakak-adik ditangkap polisi, keduanya terlibat perbuatan penyiraman air aki kepada seorang gadis, Mariani (15) warga Kampung Paguyuban RW 02, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kedua pelaku berinisial, N (15) dan M (14) kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Lemahwungkuk, Senin (30/10).

Pelaku, M nekat mernyiramkan cairan keras terhadap, Mariani seorang gadis perempuan yang diketahui adalah sebagai pacar dari kakaknya, yang diakuinya telah memerintahkan dalam aksi tersebut. Pelaku, M sendiri masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) kelas 3, saat diperiksa mengaku bahwa dirinya merasa dibohongi oleh kakaknya.

Padahal saat itu, katanya dirinya tengah meminta diajarkan mengemudi motor oleh kakaknya, bukanya diajarkan malah disuruh nyiram air diberi oleh kakaknya itu kepada korban.

“Nanti kalau ada yang lewat cewek naik motor bonceng tiga, kamu siramkan air ini ke mukanya ya,” ujarnya meniru ucapan kakaknya.

Bahkan, kata dia air yang dibawanya tidak ditekahui ternyata air aki, dirinya mengira bahwa air tersebut hanyalah air biasa, tapi ternyata air Aki yang sudah berisi tenaga listrik.

Sementara itu Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid AB melalui Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Tarsiman mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan pendalaman, terkait motif dibelakang pelaku yang telah melakukan tindakan sadis tersebut.

“Kalau menurut hasil keterangan sementara, bahwa yang menyiramkan air aki tersebut adalah adiknya, karena masih di bawah umur maka perlu kami selidiki lebih lanjut. Yang pasti otak dibalik persitiwa tersebut adalah, N (15) kaka dari pelaku penyiraman. Kita masih selidiki setelah kedua pelaku berhasil diamankan, sejauhmana keterlibatan M saat melakukan aksinya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang gadis remaja, mariani (15) disiram dengan cairan keras, tepat mengenai mata sebelah kirinya hingga mengalami luka dan gatal, diduga dilakukan oleh pelaku yang mengaku menjadi pacar dari korban itu. (Johan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed