oleh

Pansus 2 DPRD Provinsi Jabar Belajar Pengolahan Sampah di Indramayu

INDRAMAYU (CT) – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk di Kecamatan Sindang, terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Setelah sebelumnya menjadi percontohan TPA terpadu oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Kini DPRD Jawa Barat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh TPA Pecuk tersebut.

Kedatangan Pansus 2 DPRD Provinsi Jawa Barat ke Pendopo Indramayu, dalam rangka belajar tentang pengelolaan sampah TPA Pecuk yang dilakukan oleh Pemkab Indramayu. Apalagi Kabupaten Indramayu telah meraih 7 kali penghargaan Adipura dari Presiden RI.

Penjabat Bupati Indramayu, Toto Mohamad Toha, menjelaskan keseriusan di bidang persampahan ini adalah dijadikannya Indramayu sebagai proyek percontohan (pilot project, red) pengolahan sampah di wilayah pesisir oleh Satuan Kerja Program Penyehatan Lingkungan (Satker PPLP) di bawah Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.

Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Indramayu dianggap berhasil dalam mengelola sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk di Kecamatan Sindang.

Toto menambahkan, timbunan sampah di Kabupaten Indramayu saat ini mencapai 982 ton per hari, sementara yang bisa masuk ke TPA Pecuk dan TPA Kertawinangun sebanyak 125 ton per hari. Apabila melihat dari jumlah sampah dan juga TPA yang ada masih harus ada peningkatan dan perluasan sarana dan prasarana lainnya.

Sementara itu pimpinan rombongan DPRD Jawa Barat, Syaifuddin Zuhri menjelaskan, pengelolaan TPA Pecuk di Kabupaten Indramayu sangat luar biasa karena mampu menghantarkan Indramayu meraih Adipura untuk ke 7 kalinya.

Menurutnya, TPA Pecuk sudah menerapkan pengelolaan terpadu karena sudah ada pengelolaan sampah yang menghasilkan kompos, juga sudah ada pengelolaan air limbah, ruang terbuka hijau, dan kini tengah merancang kerjasama dengan perusahaan gas untuk mengelola biogas.

“Apa yang sudah dilakukan TPA Pecuk ini sangat luar biasa, karena sudah menerapkan pengelolaan sampah terpadu. Namun demikian, masih ada yang harus diperbaiki diantaranya adalah perluasan lahan dan juga rencana kerjasama dalam pengelolaan biogas. Insya-Allah kami akan support TPA Pecuk ini supaya bisa lebih maju lagi,” katanya. (Dwi Ayu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed