oleh

Meraih Peluang Bisnis Dibalik Demam Batu Akik

CIREBON (CT) – Demam batu akik saat ini mulai merambah ke semua kalangan baik di kota maupun desa. Seperti halnya saat ini banyak orang mulai dari pejabat, pegawai negeri, polisi, TNI, jaksa, petani, karyawan pabrik, guru hingga pengusaha bangga memakai akik di jarinya.

Fenomena demam batu akik ini cukup menarik mengingat selama ini batu akik adalah sebuah perhiasan murah yang dijual di emperan toko. Dulu batu akik banyak dipakai kaum marjinal yang tidak sanggup membeli emas namun ingin tetap bergaya. Pemakai akik bahkan diidentikkan sebagai dukun karena menganggap batu akik bertuah dan punya daya magis. Meski masih ada yang berbau klenik, saat ini terjadi pergeseran karena sebagian penggemar mulai melihat sebagai estetika.

Hal tersebut lah, yang dimanfaatkan Faizal Nurathman, salah seorang Wartawan dari salah satu media cetak di Cirebon, yang menjadikan tren batu mulia dan Akik sebagai peluang bisnis yang menjanjikan keuntungan besar.

“Saat ini penggemar batu akik telah merambah ke semua kalangan, karena dinilai memiliki nilai estetika. Bagi saya mengoleksi dan menjual belikan batu akik dan batu mulia, selain sebagai kesenangan dan hobi, ini juga merupakan potensi bisnis yang menjanjikan keuntungan besar,” kata dia.

Industri batu mulia atau yang akrab disebut batu akik ternyata bisa menghasilkan keuntungan besar yang saat ini juga banyak digeluti oleh warga ditengah sedang terjadinya demam batu akik.

“Memang minat masyarakat terhadap batu akik mulai meningkat, tidak hanya orang tua tetapi di kalangan anak muda,” terangnya.

Semakin banyak penggemar akik berdampak bergairahnya pasar, sehingga permintaan batu akik cukup tinggi sehingga bisa menambah penghasilan.

“Alhamdulillah, sekotor-kotornya 100-500 ribu dapet per hari. Ramai terus tiap harinya dalam beberapa bulan terakhir ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Aparat Keamanan di Majalengka Antisipasi Konflik Sosial

Bermodal 2 juta rupiah saja, kini Faizal sudah bisa mengoleksi ratusan batu mulia atau akik, yang dijualnya secara keliling, “Biasanya untuk batu akik yang umum dikonsumsi publik kisaran harga 200 ribu sampai 1 juta, harga batu akik sendiri sebenarnya tergantung ukuran, bentuk dan motifnya serta tingkat kekerasan batu.” pungkasnya. (CT-122)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed