oleh

Manfaat dan Bahaya Racun Sianida

CIREBON (CT) – Belakangan, publik sedang dicecar dengan pemberitaan di berbagai lini massa mengenai zat berbahaya bernama sianida. Yang dapat merenggut nyawa seseorang hanya dalam hitungan detik saja. Namun begitu, sangat berbahayakah sianida? Racun seperti apa sianida itu? Adakah manfaatnya? Lebih jelasnya, simak di bawah ini mengenai seluk-beluk Sianida.

Dilansir dari berbagai sumber, sianida (CN) adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok siano dengan tiga atom karbon terikat-tiga ke atom nitrogen. Kelompok CN ditemukan dalam banyak senyawa seperti gas, padat, atau cair. Beberapa bentuknya seperti garam, kovalen, molekular, ionik, dan polimerik.

Secara alami, racun sianida terdapat dalam biji apel, biji ceri, biji plum, biji persik, kulit singkong, kacang almond mentah, daun rhubarb, daun kentang, dan ikan buntal. Bahaya sianida dalam bentuk racun sangat mematikan, karena zat ini membuat tubuh tidak dapat menggunakan oksigen. Bahan kimia ini akan mencegah sel-sel tubuh menggunakan oksigen. Ketika hal ini terjadi, sel-sel akan mati. Sianida paling berbahaya bagi jantung dan otak. Yang mana kedua organ tersebut paling banyak menggunakan oksigen.

Sianida memang berbahaya sekaligus memiliki manfaat apabila digunakan secara baik dan proporsional. Biasanya sianida dimanfaatkan untuk mengekstrasi emas dan perak dalam dunia pertambangan. Selain itu, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat seperti yang telah dilakukan oleh para peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Salah satu aplikasi pemanfaatan senyawa sianida menjadi bahan baku obat dapat ditemui pada proses biotransformasi senyawa mandelonitril menjadi senyawa R-asam mandelat maupun S-asam mandelat. Senyawa (S)-asam mandelat dimanfaatkan untuk sintesis alternatif cyclopentenon dan obat komersial yang banyak digunakan sebagai senyawa nonsteroidal pada obat antiinflamasi (anti radang).

BACA JUGA:   Pemda Kota Cirebon Ajukan Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit

Selain itu, asam sianida pun banyak dipakai dalam penelitian laboratorium. Terutama sianida yang berbentuk larutan dengan kadar 2%. Hydrocyanida Acid banyak dipakai untuk berbagai reaksi proses kimia sintesis. Sianida jenis ini paling banyak diperdagangkan untuk membunuh hama, kuman, tikus-tikus dalam ruangan, gudang dan juga kapal. (Net/CT)

 

Komentar

News Feed