oleh

Malam Takbiran Dua Kelompok Pemuda di Losarang Terlibat Pengeroyokan

INDRAMAYU (CT) – Meski hari raya idul fitri telah tiba dengan ditandai kumandang takbiran lebaran, namun dalam perayaan hari kemenangan bagi umat muslim tersebut bukan hanya dilakukan dengan hal yang positif. Di Indramayu, malam lebaran dinodai dengan tindakan anarkis dan pengeroyokkan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda, Rabu (06/07).

Kasus pengeroyokkan itu terjadi di Desa Santing kecamatan Losarang, Rabu dini hari. tiga pemuda menjadi korban pengeroyokkan oleh sejumlah pelaku, dan ketiga mengalami luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Ketiga korban adalah Seno, Candra dan Dudung, yang merupakan warga Desa Puntang Kecamatan Losarang. Pengeroyokkan tersebut bermula korban melintasi jalan Desa Santing, kemudian keduanya yang sedang mengendarai sepeda motornya dikejar oleh sejumlah pelaku dan langsung menghentikan laju kendaraan korban. Tanpa alasan yang jelas, sejumlah pelaku langsung memukuli kedua korban.

“Kita sedang lewat, mereka mengejar dan menghentikan motor kita, dan mereka langsung mengeroyok, untung saja di pisah warga sekitar, kita langsung di suruh pergi oleh warga,” ungkap Dudung.

Rekan korban yang kembali menghampiri para pelaku untuk klarifikasi, justru mendapat perlawanan. Pelaku bersama puluhan orang lainnya kembali menyerang, tanpa ada basa-basi.

“Kita datang baik-baik, bermaksud ingin menanyakan kejadian yang sebenarnya kenapa rekan kami di keroyok, eh malah mereka melempar kursi ke hadapan kami dan langsung memukuli kami, hingga saya sendiri juga menjadi korban pemukulan atas tindakan anarkis mereka,” jelas Seno

Dengan kejadian tersebut, pihaknya berencana akan melanjutkan kasus pengeroyokkan itu dengan melaporkannya ke Mapolsek Losarang. “Nanti setelah shalat Ied, kita ke Polsek Losarang untuk dibuat laporannya agar pelaku segera di tangkap, kita sudah ketahui salah satu pelakunya,” terang Seno. (Didi)

Komentar

News Feed