oleh

Lisa Ajak Warga Sadar Pentingnya JKN-KIS

Citrust.id – Sebagai seorang ibu yang memiliki dua anak, Lisa Amalia (39) merasakan betul manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS) Kesehatan. Selain mendapat manfaat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan, ia merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS.

Sejak 2018, Lisa Amalia mendaftarkan diri sebagai seorang Kader JKN. Ditemui setelah mengikuti kegiatan evaluasi Kader JKN BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Lisa mengungkapkan, awalnya ia tidak tahu Kader JKN.

“Setelah tahu, saya langsung mendaftar. Saya senang jadi Kader JKN. Selain bisa menambah teman, jadi Kader JKN juga bisa membantu keuangan keluarga saya,” ungkapnya, Kamis (27/9).

Lisa saat ini merupakan Kader JKN dari Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Suaminya pegawai toko di Kota Cirebon. Suami Lisa sangat mendukung aktivitas yang dilakukan oleh istrinya tersebut. Bahkan, tak jarang ia sendiri yang mengantarkan istrinya berkunjung berkeliling ke rumah-rumah peserta binaan.

“Jadi Kader JKN kita bisa bantu masyarakat dengan cara berbagi informasi seputar JKN-KIS. Mereka yang sebelumnya tidak tahu jadi tahu. Senang rasanya kalau ada peserta yang merasa terbantu,” ucapnya.

Kader JKN merupakan salah satu mitra BPJS Kesehatan. Fungsi utamanya sebagai pengingat dan pengumpul iuran peserta JKN-KIS. Selain itu, melakukan sosialisasi dan edukasi kepada peserta dan masyarakat, membantu proses pendaftaran sebagai peserta, memberikan informasi seputar JKN-KIS.

Kader JKN juga menerima keluhan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan kepada peserta binaan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada BPJS Kesehatan, dan masyarakat.

Menurut Lisa, kunjungan yang dilakukan terus menerus serta dengan memperbanyak relasi membantu dirinya menjalankan tugas sebagai Kader JKN. Kalau kunjungan kadang dijudesin. Namun, kalau niatnya baik dan ingin silaturahmi, insya Allah pasti ada jalan. Jangan langsung menyampaikan tentang iuran, tapi ingatkan akan pentingnya membayar iuran Program JKN-KIS tepat pada waktunya dan apa yang terjadi kalau kepesertaan JKN-KIS nonaktif.

BACA JUGA:   Selly Serahkan Bantuan APD dan Sembako di Cirebon

“Kalau nanti ada keluarga yang sakit bagaimana? Nanti jadi kesulitan kalau berobat. Saya juga memberi tahu supaya jangan bayar iuran saat dibutuhkan saja. Bayarlah iurannya rutin setiap bulan. Iuran yang dibayarkan membantu peserta lainnya yang membutuhkan,” jelasnya.

Lisa juga berbagi cerita menggunakan manfaat kartu JKN-KIS, yaitu ketika orang tuanya sakit lambung dan maag kronis. Saat itu, seluruh biaya pengobatan sakit yang diderita orang tua Lisa ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan karena penggunaannya sudah sesuai prosedur.

“Program JKN-KIS telah berjalan dengan baik. Banyak masyarakat sangat terbantu dengan JKN-KIS. Saya berharap Program JKN-KIS dapat dikelola secara berkesinambungan,” pungkasnya. (*)

Komentar

News Feed