oleh

Lagi-lagi, Pelayanan Air Bersih PAM Tirta Giri Nata Dikeluhkan Warga

Citrust.id – Persoalan kelancaran aliran air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon lagi-lagi dikeluhkan warga. Di Kecamatan Pekalipan, warga mengklaim kesulitan air bersih melanda hampir semua wilayah di kecamatan tersebut.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan reses Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon, Imam Yahya SFilI MSi, di Jagasatru pada akhir pekan lalu.

“Kita kesulitan air bersih. Ingin mengebor sumur pun harus belasan meter baru dapat air. Sedangkan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Belum lagi masalah reklasifikasi pelanggan yang berimbas pada perubahan tarif,” ungkap Didin, warga Pekalipan.

Menanggapi hal tersebut, Imam Yahya mengatakan, hampir seluruh warga alami kesulitan air bersih. Tak terkecuali wilayah Kecamatan Pekalipan.

“Namun tidak semua warga tarifnya mengalami kenaikan. Karena hanya untuk rumah yang berubah fungsi. Dari hunian menjadi tempat usaha. Kalau tidak berubah fungsi tapi tarif tetap naik, hendaknya langsung laporkan,” katanya.

Imam juga mengakui, tidak hanya persoalan air bersih. Warga juga mengajukan keberatan dengan naiknya pembayaran BPJS Kesehatan. Selain itu, biaya SPP tingkat SMA yang dinilai tinggi juga dikeluhkan.

“Kami mendapatkan informasi dari Pemprov Jabar, bahwa SPP SMA akan digratiskan. Kita menunggu kepastian. Sedangkan untuk sekolah swasta akan diberikan subsidi,” ungkap imam.

Imam mengaku, aspirasi lain seperti keamanan dan layanan BPJS Kesehatan, hingga persoalan lainnya akan disampaikan dan dibahas bersama di internal DPRD. (Aming)

BACA JUGA:   H+2 Lebaran, Dua Pemuda Diciduk Saat Mabuk di Taman Cirendang

Komentar

News Feed