oleh

Lagi, Akun LinkedIn Diretas dan Diperdagangkan

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Sekitar empat tahun lalu, tepatnya Juni 2012, lebih dari 6 juta akun LinkedIn diretas dan diperjualbelikan oleh oknum tak bertanggung jawab yang menamai dirinya “Peace”. Kini, peretas asal Rusia tersebut kembali berulah. Sebanyak 117 juta email dan password LinkedIn dijual di marketplace ilegal.

Harganya dipatok 5 bitcoin atau setara 2.200 dollar AS (Rp 29,7 jutaan). Peace sudah mengakui perbuatannya tersebut. Ia mengatakan bahwa ratusan juta akun itu dikumpulkan saat peretasan pada 2012 silam.

Artinya, angka enam juta yang sebelumnya terindikasi bukanlah angka sebenarnya. LinkedIn, kata Peace, memang tak mengekspos secara terbuka seberapa besar pengguna yang terimbas kala itu.

Peace menambahkan, mayoritas password di LinkedIn sejatinya terenkripsi oleh algoritma SHA1. Meski begitu, 90 persen telah sukses diretas. (Net/CT)

BACA JUGA:   Komunitas Trail Promosikan Keindahan Alam Kuningan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed