oleh

Kakak Beradik Terduga Teroris Asal Jamblang Kerap Latihan Menembak

CIREBON (CT) – Tiga orang yang diamankan Densus 88 dalam penggeledahan sebuah rumah di Desa Orimalang Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon, diketahui warga sekitar sering menggunakan senapan angin dan berlatih menembak di kebun rumah. Sementara warga sekitar tidak menaruh curiga banyak dengan kebiasaan tersebut, hingga akhirnya mereka terkejut ketiga orang itu harus dibawa petugas Densus pada Jumat (15/01) kemarin.

Warga tak mengira rumah di RT 08 RW 02 tersebut, harus digeledah pasca peristiwa teror di Jakarta sehari sebelumnya, sejumah warga pun menyaksikan penggeledahan dari kejauhan. Warga mengaku tidak mengenal begitu banyak terhadap tiga orang yang diamankan dalam penggeledahan tersebut. Masing-masing adalah Junaidi, Dodi Suridi alias Yayang, dan seorang lagi berinisial AA.

Menurut Warga, Junaidi dan adiknya Dodi Suridi, sering terlihat membawa senjata berupa senapan angin. Bahkan, kerap kali melakukan latihan menembak di sekitar halaman rumah mereka. “Prilakuanya kurang membaur, beberapa kali lihat mereka bawa senapan. Senapanya gak ngerti jenis apa, gak tau buat apa,” kata Pandi tetangganya.

Menurut warga lainnya, kakak beradik tersebut kerap latihan menembak di kebun samping rumahnya. Sering bawa senapan angin, ia sering latihan disni (kebun-red) dan pelataran. Kalau curiga sih tidak, kita biasa-biasa saja. Silahkan saja yang penting jangan meresahkan masyarakat,” kata Bumidi warga lainnya.

Namun warga sekitar tidak banyak mengetahui jika ketiga orang yang diamankan polisi tersebut harus diamankan, dan diduga adanya keterlibatan jaringan teroris. Sementara di sekitar rumah yang di geledah ini terdapat beberapa logo ISIS dan tulisan Islamic State.

Dalam penggeledahan kemarin selain mengamankan tiga orang, petugas juga mengamankan senjata tajam, senapan, bendera dan topi berlambang ISIS, serta beberapa lembaran bai’at. Polisi masih mendalami pemeriksaan pasca penggeledahan tersebut. (Kir Raharjo)

BACA JUGA:   Penyalur TKI Ilegal Diringkus Polisi

Komentar

News Feed