oleh

Ini Langkah Walikota Cirebon untuk Tangkal Kriminalitas dan Jamin Kamtibmas

Citrust.id – Kasus pembunuhan santri yang terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon, menjadi perhatian khusus bagi Walikota Cirebon, Nashrudin Azis. Karena, aksi pembunuhan dilakukan di lokasi yang notabenenya ramai aktivitas warga.

Dengan kondisi itu, Walikota Azis akan melakukan beberapa langkah untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), diantaranya menambah jumlah CCTV dan lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa ruas jalan. Hal tersebut untuk memantau situasi, terutama di kawasan rawan berdasarkan data kepolisian.

“Kita berupaya memaksimalkan penggunaan CCTV hingga PJU. Terutama di daerah yang dinilai kawasan rawan kriminalitas berdasarkan pemetaan pihak kepolisian,” kata Azis, saat jumpa pers di uang adipura gedung Balaikota Cirebon, Selasa (10/9) siang.

Selain itu, lanjut Azis, kita sudah berkoordinasi dengan Polres Cirebon Kota untuk meningkatkan keamanan daerah. Termasuk dengan TNI dan unsur Satlinmas yang tersebar di lingkungan RW.

“Untuk mewujudkan stabilitas Kamtibmas di Kota Cirebon, peran masyarakat juga sangat penting. Maka dari itu, kami mengajak kepada jajaran pengurus RW untuk meningkatkan program Siskamling di lingkungan masing-masing. Untuk layanan kedaruratan, ada layanan 112 dan di Polres Cirebon Kota juga melalui aplikasi Panic Button,” jelasnya.

Terkait kasus kriminalitas yang kerap dipengaruhi obat-obatan dan minuman keras, Azis menekankan kepada instansi terkait agar gencar dan rutin melakukan penegakkan aturan agar obat-obatan jenis tertentu tidak dijual bebas.

“Kami melalui Dinas Kesehatan akan meningkatkan pengawasan terhadap penjualan beberapa jenis obat yang selama ini seringkali disalahgunakan. Serta beberapa upaya lainnya yang dilakukan berkelanjutan dan terukur,” tegas Azis.

Bersamaan dengan itu, Azis mengajak agar saling meyakinkan kepada sesama masyarakat, bahwa Kota Cirebon adalah kota yang aman. “Kita harus bersama-sama menangkal segala potensi tindak kriminal. Kita percaya, aparat kepolisian, TNI, hingga Satlinmas di masing-masing wilayah bisa secara optimal menjamin stabilitas Kamtibmas,” katanya. (Aming)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed