oleh

Cirebon Siaga 112 Bakal Wakili Indonesia di ASEAN ICT Awards

Citrust.id – Layanan kedaruratan Cirebon Siaga 112 akan mewakili Indonesia dalam kompetisi ASEAN ICT Awards (AICTA) 2022. Sebelumnya, layanan milik Pemerintah Daerah Kota Cirebon itu menjadi yang terbaik dalam ajang Indonesia Enterpreneur TIK (IdenTIK) 2021 kategori Publik Sektor.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa AP, mengatakan, melalui Cirebon Siaga 112, masyarakat bisa melaporkan keadaan darurat. Misal, kebakaran, kerusuhan, kecelakaan, bencana alam, penanganan masalah kesehatan, gangguan keamanan dan ketertiban umum, serta keadaan darurat lainnya.

Sebelum sampai pada kompetisi ASEAN, kata Ma’ruf, pihaknya ingin melakukan peningkatan layanan kesiapsiagaan dalam menangani persoalan. Salah satunya dengan konsep panic button yang terintegrasi dengan Cirebon Siaga 112.

“Bisa diintegrasikan dengan 112. Salah satu keuntungannya, di android bisa ter-tag lokasinya. Persiapan dan tahapan peningkatan layanan juga kompleks. Perlu kajian dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Upaya peningkatan itu dikarenakan banyak prank call dan ghost call. Dalam sehari, call taker 112 menerima 70-80 panggilan telepon. Dari jumlah itu, prank dan ghost call mendominasi.

Laporan yang diterima call taker 112 pun semakin beragam. Misal, terkait layanan PLN, PDAM, PJU, Jasa Marga, dan lainnya. Jika setiap laporan yang masuk melalui layanan Cirebon Siaga 112 diakumulasikan, bisa menjadi program kerja satuan dinas untuk wilayah tertentu.

“Misalnya laporan kebakaran atau pohon tumbang kerap terjadi di kecamatan A, maka dinas terkait bisa melakukan proteksi. Begitupun laporan lainnya,” jelasnya.

Ma’ruf menambahkan, ada tugas penting lain dalam pengembangan layanan Cirebon Siaga 112, yakni sosialisasi kepada masyarakat sebagai pengguna.

“Kami ingin lebih banyak orang yang tahu. Nomor tunggal darurat merupakan salah satu kebutuhan dasar. Mari gunakan dengan bijak,” tandasnya. (Haris)

Komentar