oleh

Belasan Sopir Bus Sweeping Travel Gelap yang Angkut Pemudik

Citrust.id – Belasan sopir bus melakukan aksi pemberhentian travel gelap di perbatasan Tugu Sampora, Cilimus, Kuningan.

Ketua Paguyuban Karyawan Putri Luragung, Sudira, mengatakan, aksi tersebut dipicu dari ketidakadilan karena saat ini bus dilarang beroperasi.

“Ini tidak adil karena pemerintah terus membiarkan travel gelap yang masih berkeliaran, sedangkan kami diberhentikan. Buktinya, masih ada travel gelap yang bawa pemudik,” tandasnya.

Dalam aksi pemberhentian itu, travel gelap Daihatsu Grandmax bernopol B 1067 TIP dihentikan petugas. Setelah diperiksa, kendaraan itu membawa lima pemudik dari Tangerang.

“Saya minta petugas di lapangan bertindak tegas, agar travel gelap tidak ada yang beroperasi. Travel gelap tidak boleh mengangkut pemudik seperti kami yang mengikuti aturan pemerintah soal larangan mudik,” imbuhnya.

Perwira Pengendali (Padal), Ipda Farikin, mengatakan, pihaknya telah menghentikan travel gelap dari Cikarang yang mengantar lima pemudik menuju Kuningan.

Meski demikian, travel gelap tersebut dipersilakan mengantarkan penumpang ke tempat tujuan.

“Syaratnya, setelah mengantar penumpang, sopir harus kembali. Kami juga telah sita SIM dan STNK-nya,” jelas Ipda Farikin, Minggu (9/5) dini hari. (Andin)

Komentar

News Feed