oleh

Anggota DPRD Kota Cirebon: Sudah Dapat Untung, Pengusaha Batubara Tak Usah Banyak Keluh

CIREBON (CT) – Kedatangan Asosiasi Pengusaha Batubara Cirebon (APBC) ke kantor DPRD Kota Cirebon dipertanyakan sejumlah anggota dewan. Pasalnya, mereka datang justru saat surat keputusan penutupan sementara batubara di Pelabuhan Cirebon sudah keluar.

Seperti yang diutarakan anggota Komisi A DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah, yang menilai kedatangan APBC ke kantor DPRD Kota Cirebon seharusnya dilakukan dari dulu. Ia menambahkan, saat sejumlah masyarakat protes mengenai dampak debu batubara, seharusnya APBC langsung datang dan menjelaskan kepada DPRD Kota Cirebon mengenai persoalan tersebut.

“Kenapa baru sekarang datang setelah muncul surat rekomendasi. Setelah ada keputusan batubara ditutup sementara, baru pada datang. Akan tetapi pada saat masyarakat datang menyampaikan keluhan, seharusnya kan mereka juga datang,” ujar Andru saat rapat dengan APBC, Selasa (22/03).

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Cirebon, Budi Gunawan menilai sudah saatnya pengusaha batubara di Pelabuhan Muara Jati untuk pindah. Budi mengatakan, selama belasan tahun para pengusaha mendapatkan untung dari batubara, seharusnya jika sekarang harus pindah tidak usah mengeluh.

“Selama ini kan mereka (para pengusaha batubara, red) menikmati cost batubara dengan murah. Saya kira mereka cukup kenyang sekali dengan hasil itu, sekali-kali harus pindah ke Pelabuhan yang lain, ya itung-itung mengembalikan untung yang kemarin,” katanya. (Iskandar)

Komentar

News Feed