KAI Daop 3 Cirebon Intensifkan Perawatan Rel dan Wesel

  • Bagikan

Citrust.id – Sepanjang 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon konsisten melakukan perawatan jalan rel dan infrastruktur pendukung.

Hal itu sebagai bagian dari komitmen menghadirkan transportasi publik yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, perawatan prasarana tidak hanya berorientasi pada keselamatan perjalanan, tetapi juga mendukung upaya pengembangan transportasi ramah lingkungan.

Infrastruktur rel yang terawat dengan baik memungkinkan perjalanan kereta api berjalan lebih lancar dan efisien, sekaligus mendorong masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke angkutan massal.

“Perawatan prasarana tidak hanya bertujuan menjaga keselamatan perjalanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya KAI dalam mendukung transportasi ramah lingkungan. Infrastruktur rel yang terawat dengan baik memungkinkan perjalanan kereta api berjalan lebih lancar, efisien, dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat,” ujar Muhibbuddin.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, KAI Daop 3 Cirebon melaksanakan pemeriksaan rutin terhadap kondisi jalan rel, jembatan, terowongan, serta bangunan pelengkap lainnya.

Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan sambungan rel, bantalan, batu balas, sistem drainase, hingga struktur utama jembatan guna memastikan seluruh prasarana berada dalam kondisi prima.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan, KAI segera melakukan perawatan korektif, mulai dari penggantian komponen rel yang aus, perbaikan geometri lintasan, penggantian bantalan dan batu balas, hingga perbaikan wesel untuk menjaga stabilitas jalur dan kelancaran perjalanan kereta api.

“Perawatan prasarana jalan rel dan jembatan dilakukan secara rutin dan berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah kerja Daop 3 Cirebon sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan setia kereta api,” kata Muhibbuddin.

Berdasarkan data akumulasi selama 2025, KAI Daop 3 Cirebon telah mengganti rel baru sepanjang 22.000 meter. Selain itu, perusahaan juga mengganti 13.662 batang bantalan beton dan memasang 1.400 batang bantalan sintetis guna memperkuat struktur jalan rel dan meningkatkan stabilitas lintasan.

BACA JUGA:  Jual Obat Ilegal, Dua Warga Pesisir Diringkus Dit Polair Polda Jabar

Untuk mendukung daya tahan jalur, KAI Daop 3 Cirebon juga melakukan penggantian batu balas sebanyak 39.315 meter kubik. Balas yang kuat dan stabil berperan penting dalam menjaga kualitas lintasan sehingga dapat meminimalkan potensi gangguan dan risiko selama perjalanan kereta api.

Tidak hanya fokus pada rel dan jembatan, KAI Daop 3 Cirebon juga mengganti 21 unit wesel baru sepanjang 2025. Wesel merupakan komponen vital dalam sistem perkeretaapian karena berfungsi memindahkan kereta api dari satu jalur ke jalur lainnya secara aman dan lancar.

Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon melakukan peremajaan penambat atau pengunci rel sebanyak 35.080 unit. Perawatan prasarana juga dilakukan menggunakan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR) sepanjang 476,5 kilometer lintasan, serta pemeliharaan dengan mesin Multi Tie Tamper (MTT) dan Ballast Regulator (PBR) sepanjang 1.006,4 kilometer jalur rel.

“Setiap perawatan yang kami lakukan adalah investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk keselamatan perjalanan hari ini, tetapi juga untuk memastikan kereta api tetap menjadi moda transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujar Muhibbuddin.

Ia menegaskan, melalui perawatan prasarana yang berkelanjutan, KAI Daop 3 Cirebon berupaya memastikan seluruh pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *