oleh

Kontrol dan Fokus, Hendi Hendrato General Manager Lima Unit Bisnis Tulus Asih Group

Citrust.id – Dipercaya memimpin lima unit bisnis sekaligus merupakan pencapaian prestasi tersendiri bagi Hendi Hendrato. Pria kelahiran Medan, 29 Juni 1978 itu merupakan General Manager Retail PT Tulus Asih Group.

Lima unit bisnis yang dipimpinnya itu yakni Bhakti Tour, Warung Amare, NAV Karaoke Keluarga serta Batik, dan Bakpia Wong Jogja. Di luar itu, Hendi juga menjabat Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Ciayumajakuning.

Sebelumnya, Hendi telah banyak makan asam garam di dunia kerja. Usai lulus dari STIE YKPN Yogyakarta tahun 2002, ia mulai meniti karir di Yogyakarta Plaza Hotel.

Setelah itu, ia berkarir di PT Bakrie Telecom selama tiga tahun atau 2005-2008. Hendi juga sempat bekerja di salah satu perusahaan milik Sinar Mas Group selama satu tahun.

Selanjutnya, ia terbang ke Kalimantan untuk berkarir di TransVision milik Trans Corp sebagai Area Sales Manager. Hendi memegang area bisnis di Kalimantan Timur mulai dari Balikpapan, Samarinda hingga Pontianak pada tahun 2009-2013.

Kontrol dan Fokus, Hendi Hendrato General Manager Lima Unit Bisnis Tulus Asih Group

Dari Kalimantan, Hendi kembali ke pulau Jawa dan menjabat Branch Manager Sky Vision milik MNC Group. Dirinya menguasai wilayah Bogor, Depok hingga Sukabumi.

Pada tahun 2017, Hendi ke Cirebon selanjutnya menjabat General Manager Retail lima unit bisnis PT Tulus Asih Grup. Bhakti Tour, Warung Amare, NAV Karaoke Keluarga serta Batik dan Bakpia Wong ia rintis dan bangun dari nol.

Dikatakan Hendi, salah satu tantangannya adalah lima unit bisnis itu punya konsep dan market yang berbeda. Walau demikian, ia beserta tim punya strategi untuk menanganinya.

Baginya, yang terpenting adalah kontrol dan fokus. Masing-masing unit bisnis itu punya manager. Setiap hari, ia briefing dengan para manager, bahkan tak jarang melalui conference call, untuk mengetahui dan mengawal progres bisnis yang dicapai.

“Saya menganut prinsip kerja keras dan kerja cerdas. Artinya tidak sekadar melaksanakan pekerjaan, tapi ada tujuan atau target jelas yang harus dicapai,” ucapnya.

Hendi mengungkapkan, keluarga sangat mendukung karirnya. Istri maupun anak-anak mengerti akan kesibukannya. Suami Delsy Angretta itu punya pengalaman menarik kaitannya keluarga dan pekerjaan.

Hendi mengisahkan, dikarenakan banyak bekerja di luar kota bahkan hingga ke Kalimantan, ketika pulang ke rumah, tetangga sempat mengira ia bukan ayah dari Revanissa Dayanara, Zerren Dira Kinanti dan Rasya Muhammad Althaf.

“Pernah ada tetangga yang berkata ke anak saya, ‘itu om pulang’. Hal tersebut membuat saya tersentuh. Salah satu alasan saya bekerja di Cirebon adalah keluarga,” pungkasnya./haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed