oleh

Warga Panembahan Cirebon Kaget, LT Ditangkap Terkait Dugaan Terorisme

Citrust.id – Penangkapan LT, warga Desa Panembahan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengejutkan tetangganya. Pasalnya, tidak ada sikap mencurigakan dari LT dalam kesehariannya.

“Tidak ada yang mencurigakan. Karena memang dia lahir dan besar di kampung dan desa ini,” ungkap Kuwu Desa Panembahan, Abdul Qodir, ditemui di dekat lokasi penangkapan, Selasa (15/10) dini hari.

Ia menyebutkan, dalam beberapa tahun terakhir ini juga tidak ada perubahan sikap dari LT yang mengarah ke tindak terorisme.

“Perubahan sikap juga tidak ada. Karena sosok LT ini dari muda seperti itu. Pendidikan terakhirnya S1, tapi kita tidak tahu selesai atau tidak,” jata Qodir.

Oleh karena itu, Qodir mengaku, pihak keluarga dan warga desa setempat juga kaget dengan penangkapan LT. Terlebih lagi penangkapannya dikaitkan dengan dugaan jaringan teroris.

“Jadi agak kaget juga. Keluarganya sendiri kaget. Karena pengaruh atau yang mendasari pemikiran terduga ini terlibat dalam kegiatan seperti itu (dugaan terorisme, red) juga bingung dari mana,” paparnya.

Qodir menyaksikan proses penggeledahan yang dilakukan Densus 88 tak lama setelah menangkap LT. Ada beberapa barang yang diamankan. “Kami lihat ada buku, handphone dan golok,” katanya.

LT ditangkap Densus 88 di kediamannya, sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (14/10) malam. Pria berusia 30 tahun itu diduga kuat merupakan bagian dari jaringan Jemaah Ansharud Daulah (JAD). Sama dengan terduga teroris berinisial YF (49), warga Blok Balong, Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon yang sudah lebih dulu diamankan pada Senin (14/10) dini hari lalu. (Aming)

BACA JUGA:   Lanal Cirebon Joy Sailing dengan Pelajar dan Masyarakat

Komentar

News Feed