oleh

Tiga Rider MotoGP Ini Cari Peruntungan dengan Tim Baru Musim Depan

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Efek domino merupakan istilah yang paling cocok untuk menggambarkan kondisi sejumlah pembalap pasca-keputusan Lorenzo bergabung bersama Ducati. Tidak tanggung-tanggung, dua pembalap lain sepakat untuk ikut-ikutan pindah.

Dua pembalap itu adalah Maverick Vinales (Suzuki) yang sepakat menggantikan posisi Lorenzo di Movistar Yamaha, kemudian Andrea Iannone (Ducati) yang memutuskan bergabung ke tim balap Suzuki.

Rotasi tiga pembalap Lorenzo-Vinales-Iannone, menjadi salah satu topik paling hangat di luar persaingan berebut gelar juara musim ini.

Pada debutnya di ajang MotoGP, Lorenzo sukses finis di posisi keempat pada klasemen akhir pembalap. Pembalap 29 tahun itu memulai balapan di kelas utama pada musim 2008.

Lorenzo berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya di ajang MotoGP bersama Yamaha pada 2010. Dia kemudian menjadi runner up pada 2011 dan kembali meraih gelar juara pada musim 2012 dan 2015.

Setelah memastikan gelar juara dunia ketiganya, Lorenzo memutuskan pindah ke tim balap Ducati untuk musim mendatang. Tahun ini, merupakan penampilan terakhir Lorenzo bersama Yamaha.

Vinales baru berusia 20 tahun ketika dipercaya menjadi pembalap utama tim Suzuki di tahun debutnya kembali ke ajang MotoGP. Sejak 2011, Suzuki vakum dari balapan di kelas utama lantaran beberapa hal.

Di musim debutnya, Vinales finis di posisi ke-12 pada klasemen akhir 2015. Prestasi terbaiknya yakni finis keenam di GP Catalunya dan GP Australia di Phillip Island.

Tahun ini, prestasi Vinales nampak menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Dia berhasil menyumbang podium pertama untuk Suzuki, setelah finis di posisi ketiga pada balapan teranyar di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Vinales disodori kontrak berdurasi dua musim oleh Yamaha, setelah Lorenzo memutuskan bergabung bersama Ducati. Vinales bersedia menerima tawaran itu dan kiprahnya bersama Valentino Rossi akan sangat menarik untuk disimak tahun depan.

BACA JUGA:   Ini Penjelasan Dirut PAM Tirta Giri Nata soal Reklasifikasi

Efek domino yang terakhir dirasakan Iannone, menyusul keputusan Ducati mendatangkan Jorge Lorenzo ke Bologna. Ducati memilih mempertahankan Andrea Dovizioso pada musim 2017.

Kehilangan kursi di Ducati bukan berarti Iannone pembalap terbuang. Hanya dua hari setelah keputusan Ducati tersebut, Iannone langsung menerima kesepakatan bergabung bersama tim balap Suzuki.

Andrea Iannone menyedot perhatian setelah musim lalu dia sukses meraih tiga podium, salah satunya runner up di Sirkuit Mugello, Italia. Pembalap 26 tahun itu juga berhasil merebut podium di COTA pada musim ini. (Net/CT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed