oleh

Tancap Gas Persiapan Pemilu 2024, PDI Perjuangan Kota Cirebon Lakukan Pelatihan Saksi

Citrust.id – PDI Perjuangan Kota Cirebon melalui Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) menggelar Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD), Minggu (27/11/2022) di secretariat DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon.

Bagi PDI Perjuangan Jawa Barat, kegiatan ini merupakan yang pertama di wilayah Jawa Barat. Para peserta pelatihan pelatih saksi berasal dari BSPN, PAC, Badan dan Sayap PDI Perjuangan Kota Cirebon.

Pelatihan pelatih saksi ini berlangsung sehari dengan tiga materi. Kegiatan secara resmi dibuka Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati. Hadir Sekretaris DPC Imam Yahya, Bendahara DPC Beny Sujarwo dan sejumlah pengurus DPC lainnya.

Kepala BSPN DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Joko Nugroho mengatakan, program pelatihan bagi pelatih saksi adalah program staregis dan dikonsep oleh BSPN pusat.

“Materi utamanya pengamanan dan pengawalan suara. Pengamanan berkaitan dengan proses pemungutan suara di TPS. Sedangkan pengawalan berkaitan upaya memastikan daftar pemilih dan rekapilasi suara secara berjenjang,” ucapnya.

Joko mengakui, DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon menjadi yang pertama menggelar PPSD di tingkat daerah di Jawa Barat. Untuk PPSD ini ada dua kaulifikasi, yakni pusat dan daerah. Khusus di daerah, peserta akan jadi pelatih kemudian merekrut lima anggota untuk setiap TPS.

“Saya bersyukur pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon. Karena peran BSPN ini sangat penting, terlebih pada fungsinya nanti akan menjadi seperti lembaga survey internal yang dikomandoi oleh sekretatis DPC di daerah,” jelasnya

Kepala BSPN Kota Cirebon, Ogie Gilang Ramadhan mengatakan, peran saksi sangat penting pada pelaksanaan Pemilu 2024. Karena itu, saksi-saksi harus terus dibekali pengetahuan dan paham aturan pemilu.

“Pada kegiatan ini hadir empat orang dari setiap kecamatan, ditambah dari pengurus DPC sebanyak 12 orang. Tugas mereka setelah ini mengkader para pengurus ranting dan anak ranting agar mereka paham aturan pemilu, terutama teknis pemungutan suara,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, Imam Yahya SFilI mengatakan, kegiatan ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan Kota Cirebon semakin siap untuk menghadapi Pemilu mendatang.

“Setiap peserta nanti mengajarkan kembali ke kader di bawah. Karena saksi pada pemilu nanti harus kader yang memiliki KTA, yang saat ini jumlahnya lebih dari 9.800 orang,” tuturnya.

Ia juga menyinggug target PDI Perjuangan Kota Cirebon pada Pileg 2024 mendatang, yakni bisa mengisi seluruh dapil dengan masing-masing dua kursi atau lebih. “Kalau kita mau dapilnya 4 atau 5, tetap siap, targetnya semua terisi minimal 2 kursi,” katanya. (Aming)

Komentar