oleh

Tak Terima Hasil Pilwu, Ratusan Warga Kepung Balai Desa Lebakmekar

Cirebontrust.com – Ratusan warga Desa Lebakmekar, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, pendukung nomor urut 1 atas nama Nurudin mengepung balai desa setempat, lantaran tak terima hasil Pemilihan Kuwu (Pilwu)‎ pada Minggu (29/10) kemarin.

Massa pendukung nomor urut 1 tersebut merasa dicurangi. Hal itu lah yang memicu terjadinya aksi protes di balai desa setempat. Dalam aksinya, mereka menuntut pertanggungjawaban panitia Pilwu untuk mengklarifikasi dugaan kecurangan.

“Ada 300 pemilih ganda, yang sembilan diantaranya tak bisa mencoblos. Selain itu ada pemilih yang domisili luar daerah tapi mendapat undangan dan mencoblos, kami sudah pegang buktinya,” ungkap Abdul Kholik, koordinator aksi, Senin (30/10).

Namun selama 4 jam aksi dilakukan, panitia Pilwu tak kunjung datang hingga akhirnya massa membubarkan diri dan mengancam akan melakukan aksi lebih besar lagi, serta ‎melaporkan ke pihak berwenang untuk di proses secara hukum.

“Kami akan melakukan laporan hukum. Kalau memungkinkan, kami minta Pilwu ulang dengan panitia baru, karena kami sudah didzolomi,” tegas Kholik.

Hingga saat ini, untuk antisipasi kajadian yang tak diinginkan, Kepolisian Resort (Polres) Cirebon menyiagakan anggotanya di balai desa setempat hingga persoalan ini selesai. (Riky Sonia)

BACA JUGA:   Warga Sambut Antusias Dilanjutkannya Pembangunan Stadion Watubelah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 comments

  1. Bukti sudah kuat. Sya korban yg gx bsa nyoblos ..cerita ny gni..wktu pembagian undang sya di jakarta. Terus saya datang dari jakarta ke rumah. Si surat undangan itu sya tanyain sma ibu sya bilang nya gx ada. Kta ibu saya kalau mau nyoblos ambil di desa sambil bawa kk sma ktp. ya udah sya bwa dua duanya kk sma ktp.. dan sya sdh nympe ke ds. sya tnya sma petugas di ds. Petugas ds bilang nya gx ada…dan sya penasaran sya telusuri. Ternyat surat undangan sya udah ada yg makai sma orang lain…dan sya pasti menyurigai pencurangan ini dari no urut 2 ya itu bpa kuwu alex..krna bpa alex msih mnjabat sbagai kuwu. Jadi petugus atau panitia itu di bohongi oleh perintah dari bpa kuwu alex..dan bsa jadi petugas ds sma panitia udh kerjasama sma bpk kuwu alex..

    Sekian dan terima kasih

News Feed