oleh

Suku Bunga The Fed Kembali Naik, Investor Ambil Posisi Buy

Citrust.id – Suku bunga The Federal Reserve (The Fed) kembali naik. The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada hari Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).

Pimpinan Cabang PT Equityworld Futures (EWF) Cirebon, Ernest Firman mengungkapkan, The Fed menaikkan suku bunga acuannya untuk merespons gelombang inflasi yang tinggi.

“Target bank sentral Amerika tersebut sampai akhir tahun adalah mencapai suku bunga di kisaran 3-3,25 persen,” kata Ernest Firman.

Menurut banyak analis pasar, The Fed masih harus menaikkan suku bunganya lebih tinggi untuk menurunkan level inflasi di negaranya.

Pimpinan Cabang EWF Cirebon, Ernest Firman melanjutkan, membeli dan menyimpan emas bukan satu-satunya alasan untuk melindungi nilai aset dari dampak inflasi. Emas selalu dapat mengimbangi inflasi sepanjang waktu.

“Oleh karena itu, untuk jangka panjang transaksi emas di futures trading, sangat disarankan bagi para pemilik modal untuk melindungi aset dari pengaruh inflasi global,” ungkapnya.

Ernest memaparkan, pada Jumat, 23 September 2022, emas tutup di level terendah selama 2 tahun belakangan ini, yaitu di harga $1644/toz.

“Berdasarkan analisa fundamental tentang kebijakan moneter US ke depan, kemungkinan posisi emas untuk transaksi jangka panjang yang terbaik adalah menyimpan posisi Buy,” ucapnya.

Namun demikian, imbuh Ernest, kondisi jangka pendek emas masih dapat mengalami pelemahan sampai ke level support penting yang pernah terjadi pada tahun 2020, yaitu di harga $1600/toz hingga $1580/toz.

“Saat emas mulai melemah dan tergolong murah, saran bagi para pemilik modal adalah membeli. Target sementara kenaikkan emas untuk masa depan adalah sampai ke level $1700/toz – $1800/toz,” tandasnya. (Haris)

Komentar