oleh

Seluruh Organisasi Kepemudaan di Majalengka Ikuti Pelatihan

Majalengkatrust.com – Gerakan pemuda sebagai gerakan civil society, akan terus menempatkan pemuda pada posisi pelatuk, sekaligus pengawal perubahan. Semangat inilah semestinya terus terjaga dalam setiap gerakan kepemudaan.

Independensi, sebagai pilihan semangat gerakan pemuda dan kemandirian sebagai jiwanya, tidak boleh luntur dalam diri setiap gerakan pemuda.

Sebagai jawaban atas peran apa yang semestinya diambil oleh pemuda, dalam mengisi pembangunan daerah, pemuda perlu mereposisi, dan mendefinisikan ulang gerakannya.

Hal tersebut, dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, H. Agus Permana saat membuka pelatihan kepemudaan di Graha KNPI (24/10) yang diikuti organisasi kepemudaan se Kabupaten Majalengka.

Dijelaskannya, posisi pemuda yang sangat strategis dalam pembangunan daerah, lebih jauh harus diturunkan dalam bentuk lebih nyata.

Seperti sifat, “primordialnya” (lahiriahnya) pemuda yang pada puncak mobilitas gerakan paling tinggi, sangat berpeluang mengisi peran perekat antar wilayah.

Peran mengintegrasikan elemen masyarakat daerah dalam pembangunan, juga menjadi pilihan yang seharusnya mampu dilakukan dengan baik.

Sementara ketua DPD KNPI, H Aceng Sunanto mengatakan Pemuda sekarang harus lebih maju dan lebih gigih dalam memperjuangkan kemajuan bangsa.

Sosok pemuda ideal bagi bangsa Indonesia adalah sosok pemuda yang berjiwa nasionalis, yang mempunyai cita-cita tinggi untuk kemajuan bangsa. Pemuda tersebut adalah sosok yang progressif-revolusioner. (Abduh)

BACA JUGA:   Bawaslu Majalengka Gelar Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed