oleh

Santri Gelar Doa Bersama Agar Majalengka Tetap kondusif

Citrust.id – Berkembangnya kabar tidak sedap tentang ditangkapnya dugaan teroris di Kabupaten Majalengka membuat keluarga besar Pondok Pesantren Darul Maarif prihatin.

Untuk itu, mereka mengadakan doa bersama sekaligus memperingati Maulid Nabi di aula ponpes setempat, Rabu (20/11).

Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Darul Maarif, KH Aa Trisnogomo, mengatakan, penangkapan dugaan teroris di Majalengka menjadi keprihatinan dan kekhawatiran bersama.

“Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan,” ucapnya.

Ia berharap dan mengajak kepada seluruh Masyarakat Majalengka khususnya Para Santri dan Jama’ah agar menanamkan Akhlakul Karimah dan selalu mengedepankan rasa cinta terhadap negara kesatuan republik Indonesia.

“Sebagai bagian dari Masyarakat sudah seharusnya para santri dan jama’ah yang hadir saat ini mampu mengaplikasikan akhlakul karimah dan mencintai NKRI, jangan terpancing apalagi mengikuti aliran-aliran keagamaan yang tidak sesuai dengan ajaran Nabi”, harapnya

Melalui Doa Bersama Ia mengajak semuanya mengambalikan urusan terorisme dan semua permasalahan yang hadir di Majalengka ini kepada pihak berwenang sambil tetap memohon kepada Allah SWT agar Majalengka tetap kondusif, aman dan damai.

“Sebagai Kaum santri saat ini mari kita Doa Bersama sebagai ikhtiar kita semua agar Majalengka tetap kondusif, aman dan damai serta kita jelas mengutuk setiap tindakan radikalisme dan terorisme dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk menyelesaikannya”,ajak pria yang membawahi tiga lembaga Pendidikan Formal ini dihadapan ribuan hadirin.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Acara Ending Muhtadin, M.Ag mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh pengasuh pondok pesantren betul adanya dan berharap melalui acara ini akan terbangun kembali kesadaran semua masyarakat Majalengka khususnya para santri untuk tetap mengisi kemerdekaan bangsa ini dengan sikap-sikap yang kontributif demi kemajuan bangsa.

BACA JUGA:   Refleksi HAKTP 2019, Perempuan Harus Bebas dari Kekerasan Seksual

“Acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian kami para santri dan keluarga besar ponpes Darul Ma’arif terhadap kemajuan bangsa khususnya Kabupaten Majalengka”, ungkapnya.

Terkait dengan adanya Doa Bersama untuk Kondusifitas Majalengka, Kang Endin biasa ia disapa menyampaikan bahwa Doa Bersama ini sudah menjadi tradisi kaum santri dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi terlebih kalau masalah tersebut menyangkut orang banyak atau masyarakat.

“Kalau santri memang identik dengan Doa dan memang saat ini kondisi Majalengka membutuhkan kesadaran dan kebijakan dari kita semuanya untuk bersama-sama mendoakannya agar Kabupaten kita Tercinta ini dalam bingkai Visi Misi Raharja nya betul-betul terwujud khususnya menghadapi kabar akhir-akhirnya agar selalu aman, damai dan kondusif”, terangnya.

Acara yang dihadiri oleh Seluruh Civitas Akademika Ponpes Darul Ma’arif dan Ribuan Jama’ah dari Masyarakat sekitar diakhiri dengan Pemotongan Ratusan Tumpeng Nasi Kuning.(Abduh)

Komentar

News Feed