Citrust.id – BPJS Kesehatan Cabang Cirebon terus memperluas akses layanan kesehatan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menggandeng tiga Fasilitas Kesehatan Tingkat pertama (FKTP) baru. Langkah ini dinilai krusial seiring meningkatnya jumlah peserta JKN dari tahun ke tahun.
Pada Senin (30/3/2026), BPJS Kesehatan Cabang Cirebon resmi menjalin kerja sama dengan Klinik Pratama Lily, Klinik Indo Medical Cirebon, dan Klinik Aulia Hasanah Medika. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pemerataan layanan kesehatan di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Pelaksana Harian Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Dwi Hesti Yuniarti, menegaskan, penambahan mitra FKTP menjadi bagian dari strategi memperluas akses layanan bagi masyarakat.
“Dengan meningkatnya jumlah peserta JKN dari tahun ke tahun, penambahan fasilitas kesehatan yang bermitra menjadi bagian penting dalam memperluas akses layanan. Tentunya ini turut diperkuat dengan peningkatan mutu layanan di setiap faskes,” ujar Hesti.
Ia menjelaskan, dalam proses menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memetakan kebutuhan layanan. Salah satu instrumen yang digunakan adalah Analisis Terpadu Perluasan Kerja Sama Faskes Berbasis Data Spasial dan Sistem Informasi Geografis (ATLAS-SIG), yang menyajikan peta potensi kerja sama secara sistematis dan berbasis data.
“Setelah dilakukan pemetaan, BPJS Kesehatan akan melanjutkan ke proses kredensial sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Hesti.
Proses kredensial tersebut, lanjutnya, menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, mulai dari sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia. Selain itu, BPJS Kesehatan juga memastikan komitmen pelayanan dari masing-masing FKTP sebelum kerja sama resmi dijalankan.
“BPJS Kesehatan juga melakukan sosialisasi terkait hak dan kewajiban para pihak, prosedur pelayanan, mekanisme klaim, serta peningkatan mutu layanan guna menyamakan pemahaman sebelum penandatanganan perjanjian kerja sama,” tuturnya.
Sementara itu, pimpinan salah satu FKTP yang baru bermitra, Neneng Hasanah, menyampaikan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN. Ia memastikan pihaknya akan memberikan layanan kesehatan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta JKN serta melaksanakan hak dan kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku. Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Neneng.
Dengan penambahan tiga FKTP tersebut, per 1 April 2026 jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon mencapai 431 unit. Jumlah itu meliputi puskesmas, klinik pratama, serta tempat praktik mandiri dokter yang tersebar di wilayah kerja Cabang Cirebon. (Haris)













