oleh

Peringati Hari HAM, BASIS Minta Hapus Tindakan Represif Kepolisian

CIREBON (CT) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi (BASIS) memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) dengan melakukan aksi unjuk rasa di persimpangan Jalan Cipto Mangunkusumo menuju Jalan Wahidin, Rabu (10/12).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membentangkan Spanduk bertuliskan ‘Kami Sudah Lelah Dengan Kekerasan’ ditengah persimpangan jalan. Aksi tersebut juga diisi mahasiswa dengan berorasi, menentang segala jenis pelanggaran HAM, baik itu kekerasan fisik, diskriminasi ataupu perilaku rasis.

Kordinator Aksi, Kartika Puspita sari mengatakan, HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia yang wajib dihormati dan dijunjung tinggi.

“Aksi ini memperingati hari HAM yang juga mengangkat tindak represif kepada aparat kepolisian yang menyangkut aksi kekerasan kemarin, dalam HAM ada hak perlindungan untuk berpendapat, tetapi malah mendapatkan tindakan represfif,” ujar Kartika kepada CT.

Aksi tersebut pendapat pengamanan ketat dari pihak Polres Cirebon Kota, aksi menentang pelanggar HAM tersebut berlanjut ke Mapolres Cirebon Kota, dan melakukan aksi yang sama, menyayangkan tindakan represif kepolisian yang bertindak represif kepada mahasiswa. Dalam hal ini puluhan pendemo meminta beraudiensi dengan Kapolres Cirebon Kota terkait pelindungan hak asasi manusia yang terjadi di sekitar aktivis. Audiensi ini ditemui langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni di ruangan aula Polres Cirebon Kota.

Kris herwandi selaku koordinator aksi ini dalam audiensinya meminta agar pihak kepolisian harus bisa memberantas tindak kekerasan kepada para masyarakat khususnya demonstran.

“Kami selaku organisasi basis menolak keras atas tindak kekerasan yang dilakukan kepada masyarakat khususnya kekerasan pada demonstran yang pernah terjadi beberapa waktu yang lalu yang pernah terjadi di lingkup demonstrasi apa pun bentuk kekerasannya kami menolak keras,” ujarnya saat melakukan audiensi.

BACA JUGA:   Disampaikan Walikota, Begini Postur RAPBD 2020

Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni pun akan merealisasikan tuntutan dari para pendemo yang meminta agar memberantas tindakan kekerasan.

“Kami juga dari pihak kepolisian akan membantu para masyarakat dan para demostran dari tindak kekerasan namun kami juga harus mempelajari terlebih dahulu, seperti apa tindak kekerasan yang terjadi, agar tidak adanya pihak pihak yang dirugikan, jadi apapun tindakkannya kami akan bergerak cepat namun sesuai dengan koridornya,” ucap Kapolres Cirebon Kota. (CT-121/CT-104)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed