Cirebontrust.com – Eks Tenaga Kerja Indonesia di Korea Selatan akan menerima jaminan hari tua dari National Pension Service (NPS). NPS sendiri merupakan layanan jaminan hari tua atau jaminan pensiun di Korea Selatan. Eks TKI di Korea Selatan masa kerja 3-5 tahun akan menerima jaminan hari tua tergantung dari masa kerja saat di Korea Selatan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cirebon, Abdullah Subandi mengatakan dana jaminan hari tua atau jaminan pensiun eks TKI Korea Selatan akan hangus apabila tidak diambil. Untuk itu pihaknya mengambil langkah melakukan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BNP2TKI untuk bisa mencairkan dana jaminan hari tua ini.
“Nanti ada beberapa proses supaya dana pensiun ini bisa diambil oleh mereka eks TKI Korea Selatan. Kalau tidak diambil dana jaminan itu ya dikembalikan lagi nanti ke NPS,” kata Abdullah saat Sosialisasi Pemrosesan Klaim Manfaat Pensiun Lumpsum Tenaga Kerja Indonesia Purna Kerja Dari Korea Selatan, di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Selasa (22/08).
Di Kabupaten Cirebon sendiri terdapat lebih dari 800 eks TKI Korea Selatan yang akan menerima dana jaminan pensiun ini. Namun Abdullah tidak mengetahui pasti nominal yang akan dibayarkan oleh pihak NPS.
“Yang jelas tergantung masa kerja antara masa kerja 3 dan 5 tahun pasti berbeda,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pemasaran Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Bambang Kenharto mengatakan ada beberapa proses yang harus dilakukan untuk mencairkan dana pensiun ini. Eks TKI Korea Selatan harus melengkapi berkas berupa Paspor, KTP serta pernyataan belum menerima jaminan pensiun dari NSP.
“BPJS Ketenagakerjaan sudah teken MoU dengan NSP. Nanti kita minta datanya dari BNP2TKI untuk memudahkan. Eks TKI bisa membuka rekening di BJB tanpa membayar setoran awal,” kata Bambang.
Menurutnya, dana pensiun dari NPS bisa hangus apabila Eks TKI tidak mengambilnya melebihi 5 tahun setelah berhenti bekerja di Korea Selatan.
“Eks TKI ini kan masih ada hak di Korea Selatan yang tersisa berupa jaminan pensiun. Namun kalau sudah 5 tahun meninggalkan Korea Selatan dan tidak diambil, maka tidak bisa diambil lagi,” terangnya. (Iskandar)