oleh

Pemda Kota Cirebon Buka Pendaftaran CPNS 2021

Citrust.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon membuka penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu tertuang dalam Pengumuman Wali Kota Cirebon Nomor 871/01-BKPPD/2021 tentang Informasi Penerimaan Calon ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021.

Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, mengatakan, penerimaan calon ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon didasari pada pijakan hukum yang jelas. Pedomannya adalah SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 561 tahun 2021. Surat tersebut memuat penetapan kebutuhan pegawai ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021.

“Untuk itu, tahun ini Pemda Kota Cirebon membuka penerimaan calon ASN,” ujarnya.

Adapun kebutuhan ASN pada Pemda Kota Cirebon sejumlah 242 orang. Rinciannya, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru sebanyak 138 orang. Sedangkan calon Pegawai Negeri Sipil 104 orang, terdiri dari 69 formasi tenaga kesehatan dan 35 orang formasi tenaga teknis.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, Anwar Sanusi, menjelaskan, ketentuan seleksi CPNS akan diinformasikan sebelum pendaftaran dimulai melalui media cetak. Selain itu, diumumkan melalui https://sscasn.bkn.go.id dan https://bkdiklat.cirebonkota.go.id.

Beberapa informasi umum mengenai PPPK, yaitu WNI dengan batas usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar. Pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.

Sedangkan persyaratan khusus PPPK tenaga honorer di antaranya, honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN, guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan pemerintah daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain itu, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan profesi guru Kemendikbud. (Haris)

Komentar

News Feed