oleh

Paslon Bupati Cirebon Sunjaya-Imron Blusukan di Pasar Tradisional Wilayah Timur Cirebon

Citrust.id – Hari ke-5 masa kampanye tertutup, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, Sunjaya Purwadisastra dan Imron Rosyadi beserta Tim Suksesnya, mengisi blusukan di empat pasar tradisional wilayah timur cirebon, yakni pasar Gebang, Babakan, Pabuaran dan Karangwareng.

Dengan mengenakan kemeja merah, ciri khas warna kebanggaan Paslon Sunjaya-Imron, mereka menyalami para pedagang pasar untuk meminta dukungan sekaligus menyerap aspirasi para pedagang serta warga sekitar yang tengah berbelanja.

Menurut ketua Tim Pemenangan Paslon Sunjaya-Imron, Edi Mustofa, tujuan blusukan hari ini selain untuk mendekatkan kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati kepada konstituennya, juga agar aspirasi pedagang pasar terserap dalam program kerja pemerintahan mendatang. Demikian dikatakan Edi Mustofa, yang sehari-hari menjabat sebagai Sekjen DPC PDIP Kabupaten Cirebon kepada citrust.id saat mendampingi Paslon Sunjaya-Imron di pasar Gebang, Senin (19/2).

Seusai menyambangi pedagang pasar Gebang, rombongan Timses Paslon Sunjaya-Imron, kemudian bertolak ke pasar Babakan. Para pedagang menyambut antausias kedatangan Sunjaya-Imron beserta timsesnya.

Di sela-sela blusukan kepada para pedagang, Calon Bupati Cirebon yang merupakan petahana, memaparkan saat ini adalah waktu paling tepat untuk bertemu dengan para pedagang. Untuk mendengar dari dekat apa sebenarnya keinginan para pedagang di hadapan para pedagang pasar Babakan.

“Apabila calon lain memberikan wacana, maka yang kami berikan itu fakta. Apabila calon lain hanya memberi janji, maka kami sudah memberikan bukti,” tandas Sunjaya Purwadi.

Di hadapan Calon Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi, salah seorang pedagang pasar, Warni (45) menyampaikan agar pemerintah memperhatikan nasib para pedagang.

“Kami akan tindak-lanjuti setiap aspirasi yang membangun, terutama terkait penataan pasar yang lebih rapih serta lahan parkir yang cukup,” pungkas Sunjaya Purwadi. /rohmat em humair

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed