oleh

Nasrudin Azis: Pengamen dan Pengemis di Kota Cirebon Rumahnya Bagus-bagus

CIREBON (CT) – Kota Cirebon dibuat bingung dengan meningkatnya angka kemiskinan yang digadang bakal jadi metropolitan itu. Tercatat tidakn kurang 140 ribu warga pra-sejahtera dengan 109.250 diantaranya adalah fakir miskin membuat Walikota Cirebon, Nasrudin Azis geleng-geleng prihatin.

Ia pun sempat berargumen bahwa sebagian besar orang miskin di Kota Cirebon merupakan warga mampu yang berpura-pura menjadi miskin untuk mendapat bantuan.

Azis lalu mencontohkan soal pengamen dan pengemis yang menjamur di Kota Cirebon. Ia beranggapan bahwa mereka bukanlah warga yang kekurangan secara ekonomi, indikator itu muncul saat Azis menyebut bahwa kediaman para pengamen dan pengemis masih layak untuk ditinggali.

“Maaf saja kalau saya amati orang yang mengamen dan mengemis itu rumahnya bagus-bagus dan apakah seperti itu yang dikatakan miskin,” tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan uang kepada pengamen dan pengemis yang menjamur di Kota Cirebon. Hal itu, menurutnya hanya akan membuat mereka semakin nyaman ada di jalanan dan enggan untuk bekerja.

“Bijaklah jika ingin menyumbang, kalau perlu sumbangin ke masjid, yang pasti-pasti saja,” ujar Azis. (Wilda)

BACA JUGA:   Samakan Persepsi, Setda Majalengka Gelar Bimtek Keprotokolan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed