oleh

Mengenal Tahapan Membatik Para Pembatik Trusmi

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Bicara soal membatik, apakah Anda bisa melakukannya? Tahukah Anda bagaimana proses pengrajin batik membuat baju batik yang sedang Anda pakai? Jika, belum, mengintip proses membatik agaknya menarik untuk diketahui. Keberadaan batik Cirebon yang berpusat di Desa Trusmi tidak hanya menyimpan banyak kain-kain eksotis, tetapi sekaligus tempat tinggal para pembatik yang mendedikasikan hidupnya untuk batik Cirebon. Kira-kira proses pembuatan batik Cirebon bisa memakan waktu satu setengah bulan. Terdapat sedikitnya lima tahap untuk menyelesaikan sebuah kain batik.

Pertama, dimulai dengan ‘lengreng’. Lengreng adalah tahap menggambar sketsa. Sketsa digambar pada kain putih menggunakan pensil atau alat tulis halus lain. Fungsinya hanya untuk membuat garis pandu dan menampilkan sekilas motif kain. Kedua, dilanjutkan dengan proses ‘esen-esen’. Garis-garis sketsa yang sudah digambar tadi dipertebal dan diberi detail tambahan dengan canting, alat untuk menggambar batik. Tinta canting disebut ‘malam’. Untuk meracik ‘malam’ dibutuhkan gandar (getah pinus), baron dan busir (sejenis bahan untuk aspal), dan dadu (campuran baron dan busir). Semua bahan ini dicampur dengan minyak goreng.

Ketiga, proses ‘penembokan’. Proses ini masih menggunakan canting dan malam. Gambar-gambar yang sudah dipertebal, kemudian di-block. Ruang-ruang putih diwarnai dengan tinta malam hingga padat. Ini dilakukan agar permukaan tersebut tidak menyerap air saat proses pewarnaan nanti. Semakin banyak warna yang ingin digunakan, semakin lama proses penembokan.

Keempat, proses pewarnaan. Masyarakat Cirebon menyebutnya proses pengobatan. Kain yang sudah di-block tadi diletakkan di alat seperti timbangan atau ayunan bayi. Salah satu sisinya kemudian diisi cairan pewarna dan digoyang-goyang agar menyerap rata ke kain. Permukaan-permukaan kain yang sudah di-block tidak menyerap warna dan akan tetap putih. Terakhir, tahapan ‘lorot’, atau proses pelunturan. Tinta ‘malam’ yang sudah dilekatkan ke kain tadi dihilangkan menggunakan air panas. Kain yang di-block tadi akan tetap putih. (Net/CT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed