oleh

Memalukan, Hari Terakhir Prosspek Unma Ricuh

MAJALENGKA (CT) – Sungguh memperihatinkan, hari terakhir pelaksanaan Program Sosialisasi dan Pengenalan Kampus (Prosspek) di Universitas Majalengka (Unma) diwarnai kericuhan antara panitia dari BEM/MPM dengan pihak rektorat, Minggu (7/9/2014) sore.

Sedianya pelaksanaan Prosspek yang berlangsung sejak Jum’at, 5 Septmber-7 September 2014 malam, namun akibat kericuhan tersebut sekitar pukul 15.30 WIB ribuan mahasiswa baru akhirnya terpaksa dibubarkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan berawal dari Wakil Rektor II Universitas Majalengka menegur dengan nada kasar kepada AS (21) salah satu panitia dari BEM/MPM dan mengusirnya dikarenakan mengenakan celana jeans yang menurut aturan tidak diperbolehkan.

Tidak terima atas sikap arogan Wakil Rektor II tersebut, AS akhirnya melaporkan kepada pengurus BEM/MPM. Kemudian seluruh panitia dari BEM/MPM yang sempat emosi sepakat memboikot pelaksanaan Prosspek sebagai bentuk perlawanan kepada pihak rektorat.

Tak hanya itu, panitia dari BEM/MPM melakukan pengrusakan terhadap dokumen milik mahasiswa baru, dan melempar ratusan kaos panitia, persyaratan mahasiswa baru berupa foto copy ijazah mahasiswa baru yang berserakan di halaman kampus.

Sontak kejadian tersebut membuat ribuan mahasiswa yang saat itu tengah memasuki hari terakhir Prossepek membubarkan diri. Mereka akhirnya pulang ke rumah masing-masing padahal acara masih berlangsung hingga larut malam.

“Benar kami pengurus BEM dan MPM melakukan protes terhadap pihak rektorat. Karena sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak rektorat yang memecat salah seorang panitia karena mengenakan celana jeans,” kata Presiden BEM Universitas Majalengka, Fauzi Akbar Radiansyah.

Dikatakannya, semestinya pihak rektorat menegur secara baik-baik bukan arogan mengusir panitia bahkan jika aturan itu diberlakukan sejak hari pertama Prossepek pihaknya tidak mempersoalkan, tetapi ini baru diterapkan pada hari terakhir.”Aksi ini sebagai bentuk protes dan solidaritas dari panitia kepada pihak rektorat,” katanya.

BACA JUGA:   Ansor Minta Aparat Tindak Tegas Aksi Terorisme

Sementara itu Ketua Panitia Prosspek UNMA, DR.H.Moh Rahmat, SH, MH saat dihubungi melalui selularnya tidak bisa dihubungi begitu juga pesan singkat yang dikirimkan tidak memberikan balasan.

Sejumlah pihak lainnya di lingkungan Univerisitas Majelengka seolah menutupi kejadian tersebut, pasalnya beberapa sumber CIREBONTRUS.COM yang dihubungi tidak merespon bahkan mengakui tidak mengetahui persoalan tersebut. (CT.102)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed