oleh

Maruarar Sirait: Jangan Adu Domba Sutrisno-Karna!

Majalengkatrust.com – Selama kurang lebih 8 tahun lamanya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Sutrisno-Karna (Suka) telah memimpin Majalengka dengan kompak dan solid.

Keduanya merupakan figur pemimpin yang ideal dan telah membawa perubahan bagi Kabupaten Majalengka. Maka dari itu, jangan ada pihak-pihak yang sengaja mengadu domba agar hubungan keduanya tak harmonis. Penegasan itu disampaikan anggota DPR RI Maruarar Sirait ketika disinggung terkait isu keretakan keduanya jelang Pilkada Majalengka.

Pernyataan politisi PDIP tersebut dikemukakan saat menggelar reses di Majalengka, dengan menampilkan beragam kesenian dan kebudayaan di lapangan Pujasera Kabupaten Majalengka, Rabu (09/08).

Hadir pada kesempatan itu Bupati Majalengka H. Sutrisno, Kapolres Majalengka AKBP Mada Roostanto, Dandim Majalengka Letkol (Inf) Rama Pratama, Sekda Majalengka H. Ahmad Sodikin, serta para pejabat di lingkungan Pemkab serta ratusan tamu undangan lainnya.

Masih dikatakan Bang Ara, nama sapaan Maruarar Sirait, pasangan Sutrisno-Karna itu bisa dijadikan contoh bagi para kepala daerah di seluruh tanah air, karena selama dua periode memimpin Majalengka keduanya tetap kompak dan solid, dan telah membawa kemajuan bagi rakyat Majalengka.

“Keduanya merupakan sahabat saya, senior saya, orang tua saya. Beliau mampu membangun Majalengka lebih baik dari sebelumnya. Duet politisi-birokrat terbukti mampu membawa perubahan dan dipercaya rakyatnya,” ujar Ketua DPP Taruna Merah Putih (TMP), yang merupakan sayap parpol PDIP ini.

Dia menambahkan, pasangan Sutrisno-Karna juga merupakan bupati dan wakil bupati yang dipilih rakyat dan sah secara konstitusional. Keduanya merupakan kombinasi yang sangat baik dan saling melengkapi satu sama lain.

“Kebetulan saya sudah lama mengenal mereka berdua, dengan waktu yang cukup panjang, sering berkomunikasi dengan mereka berdua. Jadi, jangan ada yang sengaja mebenturkan keduanya agar saling bergesekan,” tegas anggota DPR RI tiga periode ini.

BACA JUGA:   Avanza Seruduk Toko, Satu Tewas

Di bagian lain, putra politisi senior Sabam Sirait menyoroti masalah radikalisme yang mulai menyerang kaum muda baik mahasiswa maupun para pelajar. Untuk itu, semua elemen masyarakat perlu andil mencegah persoalan tersebut agar tidak menimpa mereka.

“Nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga, dirawat dan diperjuangkan agar Pancasila yang merupakan living ideology bisa benar-benar diamalkan oleh semua lapisan masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan negara-negara lain, pemimpin bangsa-bangsa lain juga sangat kagum dengan Pancasila yang digali oleh Bung Karno dari akar tradisi dan keyakinan masyarakat Indonesia itu sendiri. Kita perjuangkan terus Pancasila,” tegas Maruarar.

Menurut Maruarar, untuk mewujudkan Indonesia yang Pancasilais dan pluralis, diperlukan keteladanan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

“Diperlukan juga contoh sehari-sehari yang memang melaksanakan nilai-nilai pluralisme,” tandasnya.

Pada reses itu ditampilkan beragam seni dan budaya khas Majalengka yang menjadi suguhan menarik dalam kegiatan reses anggota DPR RI dapil Majalengka. Suguhan ragam kesenian dan budaya sengaja ditampilkan Bang Ara, selain sebagai sarana hiburan, sekaligus dalam rangka menggugah masyarakat untuk bersama-sama melestarikan warisan seni budaya.
Harapannya masyarakat bisa turut mencintai seni dan budaya sebagai warisan leluhur yang wajib dilestarikan. Pada kesempatan itu, Ara juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Majalengka yang telah memberikan dukunganya hingga bisa kembali duduk di senayan.
Padahal dirinya tidak memiliki saudara sedarah di Majalengka, Subang, maupun Sumedang.

“Saya sudah tiga periode menjadi anggota dewan. Pada Pemilu 2004 suara saya di Majalengka 50 ribu. Pemilu 2009 sebanyak 100 ribu dan Pemilu 2014 naik menjadi 130 ribu. Ini suatu kepercayaan yang luar biasa dan saya tidak akan melupakan ini,” tambahnya.

BACA JUGA:   Lesbumi Cirebon Sampaikan Pesan Toleransi Melalui Lakon Wayang di Delapan Tajug

Bupati Majalengka H. Sutrisno dalam sambutannya mengapresiasi langkah yang dilakukan Ara. Menurutnya apa yang dilakukannya merupakan bentuk kepedulian sekaligus langkah kongkret dorongan terhadap pengembangan seni dan budaya Majalengka.

“Lihat saja kesenian Majalengka yang sudah mulai dilupakan, kini bisa ditampilkan di sini. Inilah wakil rakyat yang tak melupakan rakyatnya setelah terpilih menjadi anggota DPR RI,” paparnya. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed