oleh

Lima Remaja Bermain di Sekitar Rel Tersambar Kereta Api Taksaka

Cirebontrust.com – Nahas, lima orang remaja putri tersambar kereta api Taksana dari Yogyakarta di kilometer 238-239, di wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, Minggu (26/02).

Dua dari lima remaja itu tewas seketika, satu orang luka patah tulang dan dua lainnya beruntung selamat. Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan kelima remaja itu sepertinya sudah sering bermain di sekitar rel kereta api.

“Di lokasi kejadian, sepertinya sudah menjadi kebiasan remaja bermain di sana, karena cukup banyak yang ada di sana, bukan saja lima remaja. Banyak warga, terutana anak-anak dan remaja yang bermain di tempat yang sebenarnya sangat berbahaya itu,” jelas warga di lokasi kejadian.

Sementara menurut Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra SIK melalui melalui Kasubag Humas, AKP Acep peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Dari lima orang, tiga tersambar kereta api hingga terpental di sungai kecil di pinggir rel itu.

“Korban bersama rekannya, sedang bermain dan foto-foto (selfi, red) di sekitar rel kereta. Tanpa sadar dua kereta api yakni Taksaka dari arah Yogyakarta dan kereta api barang dari arah Cirebon,” jelasnya.

Akibat tidak menyadari ada dua kereta api yang melintas, korban tersambar kereta api Taksaka. Dua tewas seketika di lokasi kejadian, sementara yang satu hanya mengalami luka-luka.

Identitas korban tewas diketahui bernama Riska Tri Hanipa (13) dan Lili Andiani (12) keduanya warga Desa Karangasem, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon.

Sementara korban yang mengalami luka-luka bernama, Aluya Febrianti (14) juga warga Desa Karangasem Blok Pamijen Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon.

“Adanya kejadian ini, kita langsung ke TKP dan mengevakuasi ketiga korban, yakni dua orang dibawa ke RSUD Gunung Jati dan 1 Orang dibawa ke RSUD Waled Kabupaten Cirebon,” tandasnya. (Johan)

BACA JUGA:   Kasus Positif Covid-19 Majalengka Bertambah Dua

Komentar

News Feed