oleh

Lagi! Video Viral Tunjukan Aksi Kekerasan oleh Siswa SMP di Cirebon

Cirebontrust.com – Video viral yang menunjukan aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di Kabupaten Cirebon, kembali membuat masyarakat heboh.

Dalam video tersebut menunjukan aksi kekerasan dilakukan di kebun kosong yang berada di daerah Sendang, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Video itu pun akhirnya viral di media sosial Facebook, diunggah oleh akun Azzura Fairuz Nabeel pada Senin (06/11) November 2017. Hingga sekarang,
Video tersebut menyebar dan telah dibagikan sebanyak 520 kali dan ditonton 1500 kali.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, bahwa sekelompok siswa yang jadi korban penganiyaaan tersebut berasal dari tiga Sekolah Menengah Pertama atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang ada di kabupaten Cirebon.

Video itu menunjukan aksi kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang diduga berjumlah lebih dari dua orang.

Dalam video tersebut, sejumlah pelaku nampak melakukan pemukulan, serta menendang korban yang sedang duduk berjejer dan nampak tidak melakukan perlawanan sama sekali.

Viralnya video tersebut mendapat tanggapan Kepala Sekolah MTs Hidyatus Shibyan, Didi Akhmadi S.Pd.i, yang dalam postingan tersebut disebut-sebut sebagai almamater dari pelajar yang menjadi korban.

Menurut pengakuannya, sejumlah guru MTs Hidyatus Shibyan memang mengetahui video tersebut dan mengaku kenal dengan salah seorang anak di video tersebut, karena pernah bersekolah di MTs Hidyatus Shibyan yang berada di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

“Ada yang pakai jaket merah dan mengenakan peci, itu S, mantan murid didik kami,” ujarnya.

Sementara itu setelah mengetahui video tersebut, pihak sekolah langsung mengkroscek kepastianya dengan mendata jumlah siswa yang ada.

“Karena dari 64 siswa ada salah satu siswa yang sudah lama tidak berangkat sekolah sekitar dua minggu lalu, akan dikroscek dulu, takutnya ada korban dari sekolah kami,” tuturnya. (Johan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed