oleh

Koperasi Tonggak Ekonomi Masyarakat

Citrust.id – Pemkab Majalengka berencana menggenjot ekonomi masyarakat dengan koperasi produsen dan koperasi konsumen.

“Kami telah merancang strategi untuk menggenjot ekonomi masyarakat serta mampu menimbulkan suatu pemberdayaan masyarakat. Selama ini koperasi hanya bergerak dibidang simpan pinjam, penyakitnya seneng minjem hese bayar, akibatnya bubar koperasi itu,” ungkap Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Rabu (3/3).

Karna menegaskan bidang usaha koperasi wanita harus bergerak pada produksi dan bidang konsumen. Dua bidang usaha koperasi itu ditekankan lebih menghasilkan suatu barang.

“Jadi memproduksi kemudian mendistribusi, agar barang barang dan produk menjadi nilai lebih. Apalagi pada musim seperti ini, tentu kita harus bisa memproduksi produk lokal untuk ketahanan,” ungkapnya.

Sebanyak 31 koperasi di 15 kecamatan di Kabupaten Majalengka memperoleh badan hukum.

“Keberadaan koperasi wanita sangat penting untuk menangkal perilaku rentenir di masyarakat yang banyak memakan korban. Keluarga bukannya mendapatkan kemudahan ekonomi, tetapi justru mengalami kesulitan ekonomi,” kata Kepala Disnaker KUKM Majalengka, Sadili. (Abduh)

Komentar