Citrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih mengoperasikan sejumlah kereta api tambahan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga 31 Januari 2026 guna mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat.
Kebijakan itu diambil sebagai bentuk komitmen KAI dalam memastikan layanan transportasi kereta api tetap andal, aman, dan nyaman pada periode pascalibur panjang.
Pengoperasian kereta api tambahan tersebut tersebar di sejumlah relasi strategis, terutama lintas Pulau Jawa. Layanan ini melayani perjalanan dari dan menuju stasiun-stasiun besar, seperti Gambir, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang, hingga Cirebon, yang masih mencatatkan tingkat permintaan perjalanan cukup tinggi.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan, perpanjangan operasional kereta api tambahan didasarkan pada hasil evaluasi terhadap tren pergerakan penumpang serta tingkat okupansi tempat duduk selama masa liburan.
Menurut dia, kebutuhan mobilitas masyarakat masih membutuhkan dukungan layanan tambahan agar penyelenggaraan angkutan kereta api tetap berjalan optimal.
“KAI Daop 3 Cirebon terus memantau perkembangan jumlah penumpang dan pola perjalanan masyarakat. Dengan masih tingginya kebutuhan mobilitas, kami memutuskan untuk tetap mengoperasikan KA tambahan hingga 31 Januari 2026 guna memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan,” ujar Muhibbuddin.
Adapun kereta api tambahan yang masih beroperasi antara lain KA 29F Argo Anjasmoro relasi Semarang Tawang Bank Jateng–Gambir dan KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir–Semarang Tawang yang berjalan pada 5 hingga 31 Januari 2026.
Selain itu, KAI juga mengoperasikan KA Purwojaya Fakultatif melalui KA 50F dan KA 58F relasi Gambir–Kutoarjo serta KA 53F dan KA 57F relasi Kutoarjo–Gambir pada periode yang sama.
Untuk melayani rute Solo–Jakarta, KAI mengoperasikan PLB 7005 Batavia relasi Solo Balapan–Gambir dan PLB 7006 Batavia relasi Gambir–Solo Balapan yang berjalan mulai 5 hingga 31 Januari 2026.
Sementara itu, KA Cirebon Fakultatif 125F relasi Cirebon–Gambir dan KA 126F relasi Gambir–Cirebon dijalankan secara selektif pada 11, 16, 17, 18, dan 25 Januari 2026.
Selain itu, KAI juga mengoperasikan KA 7001A dan KA 7002A Gajayana Tambahan dengan relasi Malang–Gambir dan Gambir–Malang. Layanan tambahan lainnya adalah KA 7003A dan KA 7004 Sembrani Tambahan yang melayani relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir dan Gambir–Surabaya Pasar Turi. Tak hanya itu, kereta api tambahan relasi Yogyakarta–Gambir dan Gambir–Yogyakarta turut dioperasikan melalui KA 7037 dan KA 7038, yang seluruhnya berjalan pada periode 5 hingga 31 Januari 2026.
Muhibbuddin mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini dan segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal penjualan resmi lainnya.
Dengan pengoperasian kereta api tambahan ini, KAI berharap dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih fleksibel sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode pasca libur Natal dan Tahun Baru. (Haris)













