oleh

Kepala Sekolah NU Dituntut Berinovasi Kembangkan Teknologi Pendidikan

Citrust.id – Dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang dan memerlukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi perhatian keluarga besar Nahdlatul Ulama, Kabupaten Majalengka.

Hal ini dibuktikan dengan digelarnya acara Forum Diskusi Pendidikan (FGD) School Leader Gathering. Kegiatan itu diadakan Lembaga Pendidikan Ma’arif dan Persatuan Guru NU (Pergunu) Kabupaten Majalengka bekerja sama dengan Highly Funcioning Education Consulting Service (Harfec), Kamis (12/12).

Ketua Panitia, Brima Wismadi, mengatakan, potensi lembaga pendidikan NU yang tersebar di Kabupaten Majalengka cukup besar. Hal itu harus dikembangkan secara maksimal agar mampu menciptakan kualitas pendidikan yang tinggi sesuai harapan masyarakat.

“Untuk menciptakan kualitas pendidikan yang tinggi diperlukan adanya upaya inovasi dari para pimpinan lembaga pendidikan khususnya kepala sekolah. Ke depan, potensi lembaga pendidikan NU yang besar mampu dioptimalkan,” katanya.

Ia berharap, melalui FGD para kepala sekolah mampu mengaplikasikan hasilnya dalam aktivitas keseharian di lembaga pendidikannya sesuai dengan apa yang menjadi keharusan, untuk terus berinovasi dan mengembangkan berbagai teknologi pendidikan.

“Pulang dari FGD ini diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan berbagai inovasi dan teknologi pendidikan sesuai dengan tuntutan zaman,” harapnya.

Ditempat yang sama Ketua PCNU Kabupaten Majalengka H. Dedi Mulyadi, mengungkapkan, potensi pendidikan NU di Majalengka harus terus dikembangkan. Bahkan ke depan diharapkan ada sekolah-sekolah unggulan milik NU di Majalengka.

“Cita-cita bersama di Majalengka kualitas pendidikannya tinggi. Ke depan harus ada lembaga-lembaga pendidikan NU unggulan dan berkualitas sehingga menjadi rujukan masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengharapkan peran serta semua para kepala sekolah dan para guru yang,termasuk dalam keluarga besar NU untuk mampu berperan serta syiar ke NU-an melalui lembaga pendidikan.

“Mari semuanya keluarga besar NU, khususnya para kepala sekolah dan para guru, untuk terus bekerja keras mewujudkan cita-cita kita bersama syiar Ke NU an dan memajukan lembaga-lembaga pendidikan. Dengan demikian, tidak terpapar paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” harapnya. (Abduh)

BACA JUGA:   Belum Sepekan Zona Biru, Warga Terpapar Covid-19 di Kota Cirebon Malah Bertambah 2 Orang

Komentar

News Feed