oleh

Kepala Disporabudpar Kota Cirebon mengaku Pusing Kurang Pegawai

CIREBON (CT) – Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Cirebon dibuat pusing tujuh keliling. Kurangnya pegawai akibat terlambatnya mutasi dan rotasi membuat kinerja SKPD itu kurang optimal.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar), Dana Kartiman mengatakan, sudah beberapa bulan beberapa kursi strategis di SKPD yang dipimpinnya kosong. Kekosongan itu diakibatkan beberapa faktor, seperti pindah tugas, pensiun, hingga meninggal dunia.

“Ada tiga pejabat eselon IV yang kosong di disporbudpar. Kami kekurangan pegawai,” ucap dia.

Dengan asumsi staf promosi, otomatis kursi eselon IV yang memang awalnya hanya memiliki satu dua staf, semakin kekurangan pegawai. Bahkan, ada pejabat eselon IV tidak memiliki staf.

Karena itu, Dana meminta Pemkot Cirebon untuk melakukan mutasi dan promosi secara proporsional. Jika ada pejabat yang dipromosikan, maka harus segera ada gantinya melalui mutasi, begitu pun sebaliknya.

“Saya sih berharapnya kualifikasi pejabat nantinya harus menguasai bidangnya masing-masing, harus relevan dan sesuai kualifikasi. Karena Disporabudpar merupakan salah satu SKPD khusus,” terang Dana.

Yang tidak kalah strategis, salah satu kursi kosong di Disporabudpar adalah Kepala UPTD Pelayanan Informasi Budaya dan Pariwisata. Dengan kondisi ini, ada kendala kekurangan tenaga dalam menerapkan program kerja. Termasuk saat ada kegiatan, Disporabudpar harus meminta bantuan kepada pihak terkait. Lebih dari itu, legalitas formal keuangan tidak dapat berjalan optimal.

“Informasi budaya dan pariwisata Kota Cirebon stagnan, karena tidak ada pejabatnya. Saya berharap segera di isi dengan orang yang memiliki kompetensi,” harapnya. (Wilda)

BACA JUGA:   Pohon Tumbang Tutup Jalan Protokol

Komentar

News Feed