oleh

Kenapa Lambang Bendera LGBT Warna-Warni?

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Pada awalnya, seorang seniman asal San Fransisco, Gilbert Baker, pada tahun 1978 membuat disain yang sudah direvisi berkali-kali. Disain pertama terdiri dari 8 warna, yaitu: hot pink, merah, jingga, kuning, hijau, pirus, indigo/biru, dan ungu. Di tahun 1979, warna bendera ini diubah lagi. Bendera ini akhirnya dibuat supaya jumlah warnanya genap yaitu 6 warna. Maka warna pirus dan indigo/biru dihilangkan dan diganti warna biru kobalt.

Spekulasi lain menyebut warna pelangi terinspirasi oleh warna bendera perdamaian antar ras (terdiri dari warna merah, hitam, coklat, kuning, putih). Diduga Gilbert meminjam ide dari bendera ini saat kaum hippy sibuk memperjuangkan perdamaian. Menariknya, tokoh hippy yang terkenal saat itu adalah Allen Ginsberg, yang juga seorang gay.

Warna merah melambangkan hidup dan seksualitas. Jingga, penyembuhan dan persahabatan. Kuning, vitalitas dan energi. Biru kobalt, keselarasan dan karya seni. Ungu, semangat dan rasa syukur. (Net/CT)

BACA JUGA:   Lampor Keranda Terbang Tayang Perdana di Cirebon

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed