oleh

Kementan Luncurkan PTI untuk Pangkas Jalur Distribusi

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Kementerian Pertanian meluncurkan program pengembangan usaha pangan masyarakat melalui Pasar Tani Indonesia (PTI). Menteri Pertanian Amran Sulaiman berharap Toko Tani Indonesia (TTI) yang dirintis kementeriannya itu bisa menstabilkan harga bawang merah di pasaran.

Tingginya harga bawang merah di pasaran saat ini, ternyata berbanding terbalik dengan yang diterima petani. Di pasaran, harga per kilo di atas Rp40.000. Sedangkan di petani, bawang merah basah ada yang hanya dihargai Rp14.000 per kilo. Hal itu ditemuinya saat mendatangi sentra bawang merah di Malang.

Kondisi tersebut terjadi akibat banyaknya mata rantai perdagangan yang menyebabkan struktur harga tidak efesien. Untuk memangkas jalur distribusi, Amran berharap TTI bisa jadi pasar alternatif, guna mendekatkan produsen dengan konsumen.

Amran mencontohkan, di bazar pangan TTI, konsumen hanya perlu membayar Rp22.000/kg untuk bawang merah. Keberadaan TII juga diharapkan memberi kepastian usaha bertani, pada saat bersamaan meringankan kebutuhan pangan di tingkat konsumen. (Net/CT)

BACA JUGA:   Pemkot Benahi Tata Kelola Keuangan untuk Cegah ASN Langgar Hukum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed