oleh

Dalam Seminggu, Harga Cabai Rawit Merah di Cirebon Capai Rp120 Ribu per Kilogram

Cirebontrust.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon melakukan survei ke beberapa pasar untuk memantau pergerakan harga, terutama harga cabai yang naik dalam beberapa waktu ke belakang.

Hasil penelusuran di Pasar Kanoman, Pasar Pagi dan Pasar Perumnas Kota Cirebon, harga cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan paling signifikan. Dalam seminggu terakhir, harga cabai rawit merah di Kota Cirebon naik hingga 23,64 persen atau mencapai harga Rp120.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi di komoditi cabai merah. Di Pasar Kanoman, harga cabai jenis ini naik menjadi Rp47.500 setelah sebelumnya hanya ada di kisaran Rp40 ribu. Namun, yang mengejutkan, harga cabai merah di Pasar Perumnas justru turun menjadi Rp.26.500 dari sebelumnya ada di kisaran Rp40 ribu. Pun di Pasar Pagi yang turun menjadi Rp30 ribu per kilogram, turun Rp10 ribu dari harga sebelumnya.

Justru harga cabai rawit hijau yang mengalami penurunan harga, di Pasar Kanoman, harga cabai rawit turun Rp5 ribu menjadi Rp75 ribu. Di Pasar Pagi, harga si pedas ini justru menjadi Rp65 ribu setelah sebelumnya mencapai Rp80 ribu. Di Pasar Perumnas, harga cabai rawit justru turun drastis menjadi Rp57.500 setelah sebelumnya mencapai Rp80 ribu.

Harga komoditi lainnya, terpantau stabil. Komoditi pokok seperti beras, minyak goreng dan gula masih ada di harga yang sama seperti minggu lalu

Kenaikan harga cabai yang cukup drastis ini dikeluhkan banyak warga, utamanya ibu rumah tangga. Harga cabai yang melonjak tinggi dianggap mencekik masyarakat menengah ke bawah.

“Harga listrik naik, BBM naik, sekarang harga cabai ikut naik. Mana penghasilan gak ikut naik, jadi pusing sendiri,” keluh Yeti Nurhayati, warga Perumnas Kota Cirebon saat diwawancara, Jumat (13/01). (Wilda)

BACA JUGA:   Besok, Pembatasan Aktivitas Masyarakat di Kota Cirebon Dicabut

Komentar

News Feed