oleh

KAI Daop 3 Cirebon Buka Peluang Kerja Sama Optimalisasi Aset

Citrust.id – Aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terbentang di Pulau Jawa dan Sumatera, khususnya di wilayah Daop 3 Cirebon, masih sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Aset-aset tersebut terbagi menjadi aset railway dan nonrailway. Aset railway meliputi sarana dan prasarana. Sedangkan aset nonrailway berupa tanah, bangunan dinas, rumah perusahaan, perkantoran, dan gudang.

Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon, Tamsil Nurhamedi, memaparkan, letak aset PT KAI mempunyai profil yang sangat menguntungkan. Aset PT KAI berada di lokasi premium pusat kota, berada pada kawasan perkantoran pemerintah maupun swasta, kawasan bisnis, perdagangan, ekspedisi, dan pergudangan.

Aset PT KAI juga masih dekat dengan simpul-simpul transportasi serta berada pada kawasan pariwisata. Sejumlah aset PT KAI memiliki desain arsitektur yang unik dan menarik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memaksimalkan potensi yang dimiliki. Kami melakukan sharing knowledge mengenai kerjasama optimalisasi aset, skema kerjasama aset jangka panjang maupun jangka pendek serta lokasi aset potensial di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon,” ujarnya pada Public Expose Kerjasama Optimalisasi Aset Daop 3 Cirebon di Luxton Hotel, Jalan Kartini Kota Cirebon, Rabu (20/11).

Dikatakan Tamsil, para pelaku bisnis yang tertarik untuk bekerjasama dengan PT KAI dapat melakukan proses tindak lanjut dari kerja sama yang sudah ditentukan. Dari sisi kemitraan, status yang diberikan berupa BGS (Bangun Guna Serah), BSG (Bangun Serah Guna), KSO (Kerja sama Operasi), KSU (Kerja sama Usaha), dan sewa.

“Pelaku bisnis yang menjadi mitra kerja sama dengan PT KAI (Persero) akan melalui prosedur pemilihan bisa dalam bentuk penunjukan langsung, pemilihan langsung, maupun kerja sama langsung,” tuturnya.

Tamsil menambahkan, luas aset berupa tanah yang dikelola PT KAI Daop 3 Cirebon adalah 14.987.886 meter persegi. Sedangkan untuk rumah perusahaan berjumlah 663 unit dan bangunan dinas berjumlah 300 unit.

BACA JUGA:   BKD Deteksi Potensi Siasat Wajib Pajak “Mainkan” Tapping Box

“Legalitas dari keseluruhan aset berpotensi tersebut yang sudah bersertifikat seluas 11.338.293 meter persegi atau 75,65 persen. Sedangkan yang belum bersertifikat adalah 3.649.593 meter persegi atau 24,35 persen,” jelasnya. (Haris)

Komentar

News Feed