Patroli Drone hingga CCTV, Daop 3 Perkuat Keamanan Perjalanan Kereta

  • Bagikan
Patroli Drone hingga CCTV, Daop 3 Perkuat Keamanan Perjalanan Kereta
Patroli drone hingga CCTV, Daop 3 perkuat keamanan perjalanan kereta. (ist)

Citrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengerahkan 271 personel keamanan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman kepada pelanggan di seluruh wilayah operasionalnya.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan bahwa keamanan menjadi salah satu prioritas utama dalam pelayanan kepada pelanggan. Oleh karena itu, KAI menempatkan personel pengamanan di berbagai titik strategis dengan sistem pengawasan berlapis.

“Petugas pengamanan KAI tidak hanya hadir di stasiun, tetapi juga mengawal perjalanan kereta api, mengamankan objek vital dan aset perusahaan, hingga melakukan patroli di jalur rel. Selain menjaga keamanan, mereka juga membantu pelanggan, seperti mendampingi penggunaan loket box, menunjukkan jalur keberangkatan kereta, membantu membawa barang, memberikan pendampingan kepada penyandang disabilitas, hingga membantu penumpang yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan maupun di stasiun. Mereka bekerja selama 24 jam agar pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman,” ujar Muhibbuddin.

Di wilayah kerja Daop 3 Cirebon yang meliputi 30 stasiun di Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kota dan Kabupaten Cirebon, serta Kabupaten Brebes, pengamanan dilakukan oleh 105 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan 166 personel keamanan (security). Pengamanan tersebut juga diperkuat melalui sinergi dengan aparat TNI dan Polri di seluruh wilayah kerja Daop 3 Cirebon.

Selain bertugas menjaga keamanan, personel Polsuska juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, pelajar, dan mahasiswa mengenai keselamatan perkeretaapian, khususnya di jalur rel dan perlintasan sebidang.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tim pengamanan KAI Daop 3 Cirebon telah melaksanakan 40 kegiatan sosialisasi keselamatan perkeretaapian di lingkungan masyarakat dan sekolah. Selain itu, petugas juga menggelar 71 kali sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang sebagai upaya menekan potensi kecelakaan.

BACA JUGA:  KAI Perpanjang Pembatalan Perjalanan Kereta Api Reguler

Untuk memperkuat sistem pengamanan, KAI Daop 3 Cirebon memanfaatkan berbagai teknologi, mulai dari patroli jalur kereta api menggunakan drone, patroli rutin di objek vital, pengamanan di stasiun, pengawalan perjalanan kereta api, hingga pemantauan melalui jaringan CCTV yang terpasang di berbagai titik strategis.

Menurut Muhibbuddin, penggunaan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kecepatan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

“Kami terus memperkuat sistem pengamanan melalui kombinasi personel yang profesional, pemanfaatan teknologi, serta kerja sama dengan aparat kewilayahan. Dengan demikian, seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin demi keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan pelanggan,” katanya.

KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di jalur rel tanpa kepentingan, tidak merusak fasilitas perkeretaapian, serta tidak melempar kereta api yang sedang melintas.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara petugas, aparat, dan masyarakat, KAI optimistis dapat terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan memberikan rasa tenang bagi setiap pelanggan,” tutup Muhibbuddin. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *