KAI Daop 3 Cirebon Ajak Penumpang Lawan Pelecehan Seksual

  • Bagikan
KAI Daop 3 Cirebon Ajak Penumpang Lawan Pelecehan Seksual
KAI Daop 3 Cirebon ajak penumpang lawan pelecehan seksual. (ist.)

Citrust.id – Memperingati Hari Kartini 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menggandeng komunitas pecinta kereta api Edan Sepur Cirebon menggelar sosialisasi antipelecehan seksual di lingkungan perkeretaapian serta kampanye keselamatan di perlintasan sebidang, Senin (21/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Stasiun Cirebon Prujakan dan perlintasan sebidang JPL 200 Jalan Slamet Riyadi, Krucuk, dengan menyasar penumpang kereta api dan pengguna jalan.

Mengusung semangat Kartini masa kini, kegiatan tersebut menekankan pentingnya peran perempuan sebagai sosok tangguh yang mampu melindungi diri serta berani melawan segala bentuk pelecehan seksual di ruang publik. Selain itu, masyarakat juga diajak lebih peduli dan responsif dalam menciptakan lingkungan transportasi yang aman dan berkeadilan.

Tak hanya itu, edukasi keselamatan di perlintasan sebidang turut menjadi fokus utama. Melalui sosialisasi di JPL 200, pengguna jalan diingatkan untuk selalu mematuhi rambu dan tidak menerobos saat kereta api akan melintas.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan momentum Hari Kartini menjadi pengingat pentingnya keberanian dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semangat Kartini hari ini kami wujudkan melalui keberanian untuk melawan pelecehan seksual serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan. KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan yang merugikan pelanggan, khususnya perempuan,” ujar Muhibbuddin.

Ia menegaskan, pihaknya mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual di lingkungan kereta api.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan, jika menjadi korban ataupun saksi pelecehan seksual di lingkungan kereta api, segera laporkan kepada petugas yang berdinas seperti kondektur dan petugas pengamanan, atau melalui Contact Center KAI 121. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan serius,” katanya.

BACA JUGA:  Sosok Wildan di Mata Keluarga dan Tetangga

Lebih lanjut, KAI Daop 3 Cirebon juga kembali mengingatkan pentingnya disiplin di perlintasan sebidang sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak melanggar perlintasan sebidang saat kereta api akan melintas. Patuh terhadap rambu dan sinyal adalah bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Melalui kolaborasi ini, KAI Daop 3 Cirebon berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk berani melawan pelecehan seksual serta membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *