Herman Khaeron: Empat Pilar Kebangsaan Fondasi Hadapi Disrupsi Global

  • Bagikan
Herman Khaeron: Empat Pilar Kebangsaan Fondasi Hadapi Disrupsi Global
Empat Pilar Kebangsaan fondasi hadapi disrupsi global. (Ist.)

Citrust.id – Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika menjadi pedoman utuh dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah tantangan zaman.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi VI DPR RI dari Partai Demokrat dapil Jawa Barat VIII, Herman Khaeron, saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lawangabang, Kota Cirebon, Selasa (9/12/2025).

Herman Khaeron mengatakan, keempat pilar kebangsaan memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan nasional, terutama di tengah dinamika global dan disrupsi teknologi yang kian masif.

“Nilai Pancasila adalah jiwa kita, UUD 1945 merupakan aturan yang harus dipatuhi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai wilayah hidup kita, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi kekuatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ia menegaskan, penguatan pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai perubahan sosial, politik, dan budaya yang terjadi saat ini.

Menurutnya, sila-sila Pancasila dari sila pertama hingga kelima bukan hanya bersifat normatif, tetapi juga memiliki fungsi praktis sebagai pedoman dan penyaring dalam kehidupan bernegara.

“Sila-sila tersebut menjadi fitur penting untuk memahami sekaligus memfilter berbagai pengaruh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata pria yang akrab disapa Kang Hero itu.

Herman Khaeron menilai, karakter masyarakat Kota Cirebon yang multikultural dan majemuk menjadikan implementasi Empat Pilar Kebangsaan semakin relevan dan mendesak.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, perlu diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Apabila masyarakat berpedoman pada Empat Pilar Kebangsaan, kehidupan sosial akan semakin rukun dan toleransi antarumat beragama akan terus meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong sebagai warisan luhur bangsa Indonesia secara tegas tercermin dalam nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan.

BACA JUGA:  Herman Khaeron Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Oleh karena itu, semangat tersebut harus terus dijaga dan diwariskan, salah satunya melalui peran aktif para penggiat sosial di tengah masyarakat. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *