Citrust.id – Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron, menggelorakan semangat persatuan saat bertemu ratusan anggota komunitas Tionghoa di Kota Cirebon, Jumat (9/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Herman Khaeron menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi utama menjaga keutuhan dan kemajuan Indonesia.
Di hadapan peserta yang memadati lokasi kegiatan, ia menegaskan pentingnya merawat dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat Pilar Kebangsaan adalah dasar kuat untuk membangun bangsa yang maju dan sejahtera. Pancasila sebagai ideologi, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu itu menekankan bahwa komunitas Tionghoa memiliki kontribusi panjang dalam sejarah serta perkembangan budaya di Cirebon.
Ia mencontohkan akulturasi budaya yang tercermin dalam motif batik Cirebon yang mendapat pengaruh corak Tiongkok.
“Komunitas Tionghoa adalah bagian dari keberagaman bangsa yang harus terus dirawat. Mari bergandeng tangan menjaga keharmonisan untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sentosa,” tuturnya.
Menurut Herman Khaeron, Indonesia sebagai negara majemuk hanya dapat melangkah maju apabila toleransi antarumat beragama dan antarsuku bangsa terus dijaga. Ia menilai hubungan harmonis yang terjalin selama ini di Cirebon menjadi modal sosial yang sangat berharga.
“Komunitas Tionghoa Cirebon telah lama menjadi bagian dari masyarakat. Hubungan baik dan kerja sama harmonis harus terus dipelihara,” katanya.
Ia juga mengaku bangga atas kemampuan masyarakat Kota Cirebon dalam merawat toleransi selama puluhan tahun. Ia menyebut kota tersebut sebagai representasi kecil keberhasilan implementasi nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal.
“Cirebon seperti miniatur kecil dalam merawat toleransi dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan. Ini sangat luar biasa,” ungkapnya.
Sosialisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta mempererat harmoni di tengah keberagaman masyarakat Cirebon. (Haris)













