oleh

Gus Yaqut Melantik Pengurus Cabang Ansor di Korea Selatan

Citrust.id –  Bahaya radikalisme agama yang menjadi ancaman serius belakangan ini. Jika gagal diatasi, bukan saja NU yang hancur, tetapi Indonesia akan lenyap.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqult Cholil Qaumas saat memnjadi pembicara di Diklat Terpadu Dasar (DTD) sekaligus pengukuhan Pengurus Cabang GP Ansor Korea. ”
Ancaman buka saja terjadi pada dunia nyata, akan tetapi juga pada dunia maya. Fitnah, ujaran kebencian, memaki, membuat berita hoax serta lainnya, merupakan pintu masuk untuk menjadi bentrokan fisik. Hal ini kita liat di medsos sehingga masyarakat menggunakannya tanpa batas, oleh karenannya kita harus bijak dalam medsos dan berhati-hati,” Ujarny (14/02/2018) dilansir Tempo.

Lanjut Gus Yakut, tugas Ansor adalah mengawal para kyai dan merealisasikan apa yang menjadi pandangan Nahdlatu Ulama dalam berpaham keagamaan dengan menggunakan Ahlisunnah Waljamaah, oleh karenanya kita menjaga wajah Islam dan ini merupakan kewajiban seluruh Anggota Ansor dan Banser di Korea Selatan. /sw

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed