oleh

Gerindra Usung Sjafrie Sjamsoeddin untuk Lawan Ahok di Pilgub DKI

JAKARTA (CT) – Partai Gerindra bakal mengusung mantan Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin sebagai calon Gubernur dalam bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

“Alasanya pengalaman Pak Syafrie dalam birokrasi dan di TNI yang melatarbelakangi Gerindra akan mengusung Syafrie Syamsudin,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyuono di Jakarta, Senin (23/05).

Arief menilai Jakarta membutuhkan sosok Syafrie untuk memimpin Ibukota. Karena menurutnya, kesopanan dan tata krama dalam berinteraksi dengan masyarakat dan bawahan sangatlah penting dalam memimpin Jakarta. Berbeda dengan Gubernur DKI saat ini, yakni Basuki Tjahaja Purnama yang terkesan arogan dan kasar.

“Nah semua itu ada di diri Syafrie, sebab Gerindra menilai Ahok tidak memiliki itu dalam kepemimpinan tersebut,” ungkap dia.

Arief menambahkan, Jakarta butuh sosok baru yang lebih memprioritaskan masalah ibukota. Sebab, Gubernur periode sebelumnya pun tak bisa membuktikan janjinya.

“Ahok Janjinya bersama Jokowi untuk mengurangi kebanjiran dan kemacetan juga tidak terbukti, sekalipun itu tidak mudah untuk direalisasikan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, bakal calon gubernur Partai Gerindra mengerucut ke tiga nama. Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengatakan, proses pemantauan sudah dilakukan selama lima bulan, sejak Desember 2015 hingga April 2016. Dari delapan nama yang masuk panjaringan, kini mengerucut ke tiga nama, Yakni mantan Wakil Menteri Pertahanan dan Pangdam Jaya Mayjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, anggota Dewan Pembina Gerindra Sandiaga S Uno,‎ dan mantan Menkumham era Presiden Gus Dur, Yusril Ihza Mahendra.

Menurut Taufik, partainya akan meneropong ketiga nama tersebut hingga akhir Mei 2014. Selanjutnya, ‎partai akan memutuskan siapa yang akan diusung secara resmi sebagai cagub pada Pilkada Jakarta 2017.

BACA JUGA:   PMII Unisa Perjuangkan Keadilan Gender

“Ketiga nama itu, akan terus kami teropong selama sebulan ke depan, untuk kemudian diserahkan kepada DPP Gerindra,” kata Taufik saat jumpa pers di kantor DPD Gerindra DKI, Pecenongan Raya, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. (Eros)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed